Menjelang pertengahan Ramadhan ada rasa seperti kehilangan. Melaksanakan shaum bersama, mengisi waktu Ramadhan hanya dengan amalan2 ringan, tapi aku berharap Allah memperhatikanku lebih baik dari kemarin. Duuuhh … kalau boleh jujur ibadah kita yang amat sederhana ini selalu ditunggangi keinginan mendapat lebih dariNya. Pertanyaan ringan adalah sampai berapa lama Allah memberikan kesempatan kedua untuk kita, untukku mencerna kebaikanNya yang berlimpah tanpa menghitung-hitung berapa banyak yang sudah kita coba persembahkan untuk menggapai ridloNya. Maka tafakur senantiasa mesti kita lakukan …