SAMBUTAN KEPALA SMKN 38 Jakarta pada UPACARA PERINGATAN HUT ke-66 REPUBLIK INDONESIA Rabu, 17 AGUSTUS 2011


Assalamu’alaikum wr. wb,
Salam sejahtera dan Selamat pagi,

Alhamdulillah hari ini, dalam suasana bulan Ramadhan kita dapat berkumpul dan menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang sama-sama kita cintai.

Menurut perhitungan hari, peringatan HUT ke-66 kemerdekaan Republik Indonesia kali ini bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan 1432 Hijriah. Hal ini membawa ingatan kita kepada saat Indonesia diproklamasikan pada tahun 1945. Tanggal 17 Agustus 1945, ketika Proklamator Bung Karno membacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia, juga bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364 Hijriah. Untuk sebuah momentum kemasyarakatan dan kebangsaan, kesesuaian ini dapat dikatakan sangat istimewa karena tidak akan kita alami setiap waktu. Apalagi 17 Agustus tahun ini bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran, yaitu permulaan turunnya kitab suci Al Quran.

Dalam kesempatan ini, saya ingin mengajak para hadirin untuk mengenang jasa para pahlawan kusuma bangsa dan para pemimpin yang telah mendahului kita, seraya mendoakan, mudah-mudahan Allah Yang Maha Rahman dan Rahim senantiasa melimpahkan kasih sayang dan ampunanNya dan kita semua juga senantiasa dikaruniai taufik, hidayah, dan kekuatan untuk melanjutkan perjuangan dalam mewujudkan cita-cita proklamasi.

Salah satu esensi dari proklamasi kemerdekaan adalah kesiapan diri untuk mengelola seluruh potensi dan sumber daya yang kita miliki untuk memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi sekeliling kita. Sebagai guru, sebagai peserta didik, sebagai seorang anak dalam keluarga, kita sekaligus dapat meningkatkan kemartabatan kita sebagai suatu bangsa. Kesiapan diri tersebut meliputi kesiapan dalam aspek mentalitas, sikap, pandangan, dan kemampuan, serta keterampilan teknis. Di sinilah pentingnya pendidikan yang mampu mengeksplorasi seluruh potensi yang kita miliki, baik potensi manusiawi, potensi budaya, maupun potensi alamnya. Dalam kerangka itulah pendidikan yang berbasis karakter bangsa kita yang dicanangkan Pemerintah akan menjadi suatu keniscayaan di SMKN 38 Jakarta ini, insyaAllah.

Bapak/Ibu guru, staf TU, dan siswa semua yang Ibu sayangi,
Apabila perjalanan bangsa ini dibagi dalam periode 50 tahunan, maka sekarang ini kita berada dalam 50 tahunan kedua setelah kemerdekaan. Pertanyaannya adalah apa yang harus kita siapkan dalam menyambut dan mengisi 100 tahun Indonesia merdeka (tahun 2045).

Jawabannya tidak lain adalah menyiapkan generasi yang mampu dan siap untuk mengelola dan memajukan bangsa sesuai dengan zamannya, sesuai dengan amanah cita-cita proklamasi, dan generasi yang disiapkan adalah generasi kalian saat ini, para siswa yang saat ini rajin belajar, cerdas berpikir, dan santun bergaul. Kalian semua di tangan cahaya Bapak/Ibu guru yang penuh kasih sayang dan perhatian yang banyak, kalian akan tumbuh mewujud generasi muda, pelajar harapan bangsa. Itulah salah satu bentuk pengabdian, khidmat, dan kecintaan yang kita baktikan kepada bangsa dan negara yang kita cintai.

Dari pihak pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan Nasional secara terus menerus meningkatkan akses, kualitas, dan keterjaminan pendidikan; seluruh anak Indonesia mesti mengenyam pendidikan yang baik sejak usia dini hingga pendidikan tinggi sebagai perwujudan pendidikan berkelanjutan (life long learning). Harus kita pastikan bahwa semua anak bangsa bisa menikmati pendidikan, seperti kalian semua saat ini yang dianugerahi Allah kesempatan, kekuatan, dan kemauan yang tinggi untuk belajar di sekolah.

Bapak/Ibu dan semua siswa yang berbahagia,
Sehubungan dengan hal itu, dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan yang amat bermakna ini, Ibu mengajak semua guru, staf TU, pihak orang tua, dan komite sekolah, serta seluurh siswa untuk ikut serta menyukseskan penyiapan generasi 100 tahun kemerdekaan ini. Ibu mengajak kita semua untuk mendayagunakan seluruh sumber daya yang kita miliki semaksimal mungkin sesuai tugas dan fungsi kita masing-masing.

Dalam kaitan dengan itu semua, Ibu ingatkan kembali tentang peran dan tanggung jawab kita semua warga SMKN 38 Jakarta untuk melaksanakan dan menumbuhkan kebiasaan yang baik dalam pengembangan dan pelaksanaan pendidikan karakter bangsa, yang di dalamnya menyangkut empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Bapak/Ibu guru dan anak-anak yang berbahagia,
Demikian beberapa hal yang dapat Ibu sampaikan, semoga usaha kita di dalam mengisi kemerdekaan ini, sebagai bagian dari upaya penyiapan generasi 100 tahun kemerdekaan mendapatkan bimbingan dan pertolongan dari Allah Yang Maha Baik serta menjadi amal kebajikan kita semua, amin. Terima kasih.
Wassalamu’alaikum wr. wb.
Jakarta, 17 Agustus 2011
Kepala SMK Negeri 38 Jakarta;
NURHASNAH

Copy – paste – edit dari Sambutan Mendiknas pada Upacara HUT RI ke-66 tahun 2011 untuk Sambutanku di 38.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: