Pencanangan School Green di SMKN 14 Jakarta

22 Juli 2009

Pagi ini Rabu, 220709 komunitas pendidikan JakPus berkumpul di 14 untuk mengikuti acara pencanangan School Green oleh Bu Walikota JakPus Dr. Hj. Sylviana Murni, SH, MSi. Sejak pukul 08.00 kami sudah berangsur2 hadir dan tepat pukul 09.30 B Sylvi tiba, acara dimulai dengan Paduan Suara 14 menghadirkan Laskar Pelangi, lagu yang menjadi inspirasi bagi para guru yg amat mencintai kehdpn siswa semua, alhamdulillah.

Acara berikutnya sambutan KaSuDinDikMen oleh Bp. H. Drs. Ratiyono, MMSI yang dalam kesempatan pertm menyampaikn kemajuan prestasi SMA/SMK di JakPus, yang thn ini alhamdulillah mencapai hasil yg cukup mengesankn, baik di UN maupun LKS Tk. Nas jg Lomba OSN bg siswa SMA. Lainnya adalh semangat mengubah lingkungan yg smg jg menjd inspirasi kami untuk menghijaukn sekolah masing2.

Selanjutnya penyematan tanda pendekar lingkungan oleh Bu Wali untuk perwakilan siswa dr 14; juru pemelihara lubang resapan biopori, juru pemilah sampah, juru pemantau jentik. Diikuti penyerahan buku  dr Walikota untuk Ketua K3SK dan Ketua MKKS.

Sambutan Walikota yg prtm menyampaikn trmksh untuk kekompakan komunitas pendidikn JakPus dan Jajaran Camat Johar Baru. Terharu bu Wali atas pengingatn kami pada Ultah Pernikhnnya yg ke-26, juga brhrp trwujudnya JakPus yg hijau, bisa panen raya, kota sehat dg mknan organik, pengolahan sampah yg zero wise, kualitas SDM guru JakPus yang luar biasa, yg hasilnya mndpt Adipura I Tk. Nasional.

Satu kebanggaan Bu Sylvi telah mendpt anugerah sbg Guru Besar shg berhak menyandang gelar kebanggaan akademik Prof di dunia pendidikan, subhanallah dg memasrahkan pada kehendakNya, dg inti ‘jangan pernah berhenti sekolah di manapun’, change your mind untuk sebuah rumah perubahan Renald Kasali, mengapresiasi setitik apapun sebuah kebaikan, meniru hal yg baik dr sumber manapun, mengangkat prstasi sbg syiar untuk sebuah kebajikan. Pamungkas adalah pengingatn pentingnya menyiapkn 3 hal dlm kehidupan; anak sholeh, amal jariah, dan ilmu yg brmanfaat.

Maka dalam tafakur yg dalam adalah bgmn menyiapkn diri untuk menerima pertanyaan Munkar dan Nakir. Bu Sylvi, smg Allah merahmati Ibu senantiasa dlm amanah, kemudahn bekerja, dan hidup yang senantiasa mengalirkan kebaikan, amin. Tetaplah menjd my inspiring woman … salam; Nurhasnah SMKN 38 Jakarta.


Snow Bay di TMII Jakarta

5 Juli 2009

Ahad pagi ini sebelum setengah delapan kami ber7; Ummi, Kakak, Adek, Amel, Bunda Nevi, Oom QQ, Namira berniat mencoba wahana baru rekreasi yang relatif dekat dr rumah kami, Snow Bay TMII. Tiba di tempat belum lagi pukul delapan tapi antrian tiket masuk sudah panjang, masya Allah …
Dengan sabar Oom QQ antri dan setelah tiket di tangan kami masuk lokasi yang subhanallah … panas pagi, nuansa putih hitam, ada patung2 pinguinnya, air yang banyak, wah … nikmat Allah ini sepatutnya senantiasa kita syukuri.
Antri mendptkn gazebo tidak kebagian, yang ada loker untung dapat 3, alhamdulillah. Oh ya tiket sebelumnya pakai Debet Mandiri buy 1 get 1 jadi tiket masuk senilai Rp50.000,00, lumayan untuk main2 di air yang nikmat.
Ada bbrp kolam yang dpt kita nikmati; kolam arus yang bikin malas, kolam ombak yang serasa dipijat setiap ombak besarnya datang, kolam air mancur yang rame banget sama bocah2 cilik, dan permainan luncur yang mendebarkan, nama kerennya aku lupa tapi pas mencoba dengan ban untuk ber4, aku meyakinkn diri gak akan mau naik lagi krn jantungku serasa mau copot. Beda dengan Kakak yang amat menikmati, Umminya error … duuuhhh bukan salah Snow Bay-nya, aku aja yang penakut. Bayangkan di terowongan besar, lebar, tinggi, mengerucut di ujungnya, kami diombang-ambing hanya beberapa detik tapi masya Allah … benar2 aku pasrah, aku mereeeemmm menikmati sensasi digoyang2, takut lepas aku pegangan kencang2 pada ban-ku, oh … ketika mendarat, oom QQ bilang Ummi curang gak melek, pasrah banget … sementara oom QQ suatu saat lihat aku di atasnya, detik berikutnya aku ada di bawahnya … uuuuhhh … ngingetnya aja aku nyeeesss di dada … BTW yang jelas permainan air ini memang layak kita nikmati setelah berminggu2 kita dilenakan kerja di sekolah dan di kantor, alhamdulillah ‘ala nikmatillah …
Kalau ada waktu lain kali, aku ingin mengajak teman2ku untuk main2 ke Snow Bay, tidak terlalu jauh dari rumah, pakai Mandiri dapat diskon, dapat bonus promo lagi, sayangnya hanya sampai 31 Juli promonya.
Pulangnya ada satu kejengkelan yang biasa menyambangi Jakarta, satu setengah jam untuk keluar dari TMII, melalui tol Kp. Rambutan. Untuk meredam kesal, walaupun sudah makan2 di dalam tapi karena lapar lagi, kami teruskan ke Pejaten dekat SMKN 8 untuk makan bakso dan minum kelapa muda yang nikmat.
Alhamdulillah … senangnya diberi kenikmatan berlibur bersama orang2 tercinta … lain kali kita jalan ke mana lagi ???


Ikut nyontreng di Pemilu …

10 April 2009

Sudah 24 jam berlalu sejak kemarin ikut nyontreng di Pemilu. Rabu yg lalu, di depan kelas-ku kusampaikan pada para siswa bahwa kita harus berpartisipasi aktif menyukseskan Pemilu ini, oleh karenanya maka setiap kita yg sdh berhak memilih hrs menunaikan hak pilihnya karena ikut menyontreng di Pemilu adalah salah satu indikator bahwa kita peduli pada negara kita tercinta ini. Jangan memilih opsi tidak ikut memilih karena itu artinya kita tidak peduli sama sekali dan itu tidak benar. Dalam kondisi saperti sekarang ini, maka memilih salah satu di antara sekian yg ada mesti kita tunaikan, maka pilihlah satu di antara para caleg itu, terutama caleg yg tdk minta2 untuk dipilih, amati dan diskusikan dg seksama, mudah2an ada satu dua yg memenuhi tuntutan nurani, insya Allah. Dan saat itu siswa2-ku ramai berkomentar, ku biarkan krn ini adalah bagian dari berpikir …

Dari semalam sampai pagi ini, hasil Pemilu sdh mulai tampak bahkan mendekati 100% suara sudah masuk, hasilnya unggul P Demokrat dengan angka lebih dari 19% , disusul Golkar, PDIP, dan urutan ke empat adalah Partai Kita Semua Partai Keadilan Sejahtera, alhamdulillah. PKS di posisi ke-4 dg 7,6% adalah suatu hal yg patut disyukuri, kita mesti banyak2 beristghfar, bersholat tobat, bermunajat, mdh2an ini jln terbaik yg diberikan olehNya agar kita semua lebih giat lagi bekerja untuk kebaikan dan kemudahan hdp di negeri tercinta ini masing2 dengan memberikan apa yg terbaik yg dimilikinya. Puncaknya adalah menuju keridloanNya untuk meniti jalan panjang menuju jannahNya nanti.

Bapak/Ibu sahabat yang baik, sepakatkah bahwa mencintai Indonesia kita adalah bagian dari keimanan kita padaNya?


Jangan Umbar Data, Teman dan Foto di Facebook!

25 Februari 2009
facebookerJangan terlalu lengkap memasang profil diri dan foto di Facebook! Jangan terlalu gampang berteman di Facebook! Waduh, seruan tersebut tentunya tidak terlalu populer, atau cenderung diabaikan, bagi para Facebooker sejati. Ya memang, karena dengan bergesernya konsep dan ide sebuah pertemanan, maka tak apalah pada kenyataannya kita hanya punya segelintir teman di dunia nyata sepanjang punya berjibun (ratusan, ribuan) teman di situs jejaring sosial.

Seolah-olah dengan demikian keeksisan Anda adalah seberapa banyak teman yang dimiliki. Padahal dengan semakin banyak teman, yang kadang hanya teman sekedar kenal atau bahkan tak ingat lagi siapa dia atau bertemu dimana, maka semakin rentan terekspos data diri kita ke pihak-pihak di luar kontrol kita.

Walhasil, dengan demikian Anda akan semakin mudah menjadi korban ‘impersonation‘.

Kasus
Tulisan ini sengaja saya buat dan saya titipkan ke detikINET, karena ada satu kasus yang langsung menimpa salah satu mahasiswi saya di sebuah perguruan tinggi swasta tempat saya mengajar. Si mahasiswi tersebut belum lama berselang mengadukan kisahnya kepada saya bahwa hampir tiap saat dirinya melalui ponsel dihubungi orang yang tidak dikenal, bahkan di tengah malam sekalipun.

Setelah saya gali informasi lebih lanjut, ternyata saya temukan bahwa data dirinya di Facebook, entah oleh siapa, di-copy dan dijadikan sebuah blog di Blogspot.com. Blog tersebut seolah-olah dikelola langsung oleh si mahasiswi tersebut. Inilah yang disebut dengan kasus ‘impersonation

Bahkan si pelaku (impersonator), memindahkan sebagian foto-foto si mahasiswi tadi dari Facebook ke sebuah situs penyimpanan foto gratisan, imageshack.us. Isi blog tersebut, cenderung berupa pencemaran nama baik dan melecehkan martabatnyat sebagai wanita.

Celakanya lagi, di blog tersebut dicantumkan pula nomor ponsel yang sehari-hari digunakan oleh mahasiswi tersebut. Maka, hampir tiap saat dia harus menjelaskan bahwa dirinya bukanlah seperti apa yang tertulis di blog pada setiap penelpon yang masuk.

Penyelesaian
Kasus ini agak rumit, karena tempat si impersonator meletakkan data-data dan foto-fotonya berada di luar ranah Indonesia. Tetapi upaya tetap harus dilakukan. Di blogspot.com atau blogger.com, ada fasilitas untuk melakukan ‘flag blog‘, dengan pilihan ‘impersonation’. Kita harus meng-attached hasil scan KTP atau SIM yang dapat membuktikan bahwa kita adalah korban dari pelaku impersonation.

Setelah kita men-submit, maka kita tinggal menunggu keputusan dari pengelola layanan blog tersebut untuk mencabut atau menghapus alamat blog yang menjadi keberatan kita.

Pun setali tiga uang dengan foto-foto yang terlanjur tersimpan di imageshack. Ada fitur untuk melaporkan dan meminta penghapusan foto-foto yang kita anggap materi berhak cipta, mengandung unsur pornografi ataupun kekerasan. Asumsinya, foto yang diambil dari akun Facebook kita tanpa seijin kita, adalah foto yang melanggar hak cipta.

Pencegahan
Agar kasus tersebut tidak terulang kepada siapapun, maka ada baiknya langkah-langkah pencegahan berikut ini bisa dijalankan ketika di dunia Facebook:

1). Jangan terlalu lengkap memasang profil atau data diri di Facebook. Tentunya semakin lengkap profil/data diri terpasang, semakin mudah mendapatkan teman. Tetapi di sisi lain, semakin beresiko pula data diri kita disalah-gunakan (abused)
2). Jangan memasang foto-foto diri Anda yang sekiranya Anda sendiri tidak akan merasa nyaman apabila foto tersebut tersebarluaskan secara bebas. Ingatlah, walau foto tersebut “hanya” diposting di akun Facebook Anda, sebenarnya itu sama saja dengan menyebarlukaskan foto tersebut ke publik. Sekali terposting dan tersebar, maka sangat sulit (dan nyaris mustahil) Anda bisa mencabut foto Anda dari Internet. Maka, selektiflah dalam berpose dan memposting foto Anda.
3). Jangan sembarangan ‘add friend‘ atau melakukan approval atas permintaan seseorang untuk menjadi teman Anda. Cara memilah dan memilihnya mudah, yaitu lihat saja berapa jumlah “mutual friends” antara Anda dengan seseorang tersebut. Semakin sedikit “mutual friends“-nya, berarti semakin sedikit teman-teman Anda yang kenal dengan dirinya, yang berarti semakin beresiko tinggi. Pastikan Anda hanya menerima “pertemanan” yang “mutual friends“-nya cukup banyak.
4). Jangan sembarangan menerima tag photo. Bolehlah kita “banci tagging“, tetapi berupayalah lebih selektif. Artinya, sekali Anda terjun ke Facebook, rajin-rajinlah memeriksa “keadaan sekeliling”. Karena kita kadang menemukan foto diri kita yang di-upload dan di-tag oleh orang lain, padahal kita tidak suka foto tersebut disebarluaskan. Segera saja kita “untag” diri kita dari foto tersebut dan kalau perlu minta teman kita yang melakukan upload foto tersebut untuk mencabutnya.
5). Jangan tunda-tunda, ketika Anda menemukan data atau profil Anda digunakan oleh pihak lain untuk hal-hal di luar kontrol Anda, segeralah bertindak. Membiarkannya, justru akan membuatnya makin berlarut dan berdampak destruktif, setidaknya untuk kenyamanan diri sendiri. Laporkan langsung ke pengelola layanan tempat kejadian ‘impersonation‘, untuk segera mencabut informasi aspal (asli tapi palsu) tersebut. Atau, mintalah bantuan pada orang atau pihak yang sekiranya bisa atau paham bagaimana mengatasi hal di atas.

*) Penulis, Donny B.U., adalah penggiat kampanye “Be Wise While Online” dalam program Internet Sehat – ICT Watch. Untuk artikel terkait lainnya, dapat dibaca di http://www.ictwatch.com/internetsehat atau http://www.internetsehat.org