Reuni 2009 – Alumni SMAN 34 Angkatan 1982

4 Oktober 2009

Ahad siang yang basah sejak pagi , 041009 mencatat satu kenangan lama yang terkuak kembali saat kami para alumnus SMAN 34 Jakarta angkatan 1982 bertemu kangen dalam rangka halal bi halal ba’da IF tahun ini di Restoran Japos Pangkalan Jati Jakarta Selatan.

Suka cita bertemu teman2 lama setelah 27 tahun tidak bertemu khususnya aku karena dalam beberapa kesempatan reuni terdahulu aku belum pernah sempat ikut hadir, alhamdulillah Ahad ini kusempatkan datang menyulam silaturahim yang semoga barokah, insya Allah.

Sejak pagi kontak dengan beberapa sahabat lama Mela, Nani, Eva, Daroe, Elis, juga Isti namun yang bisa hadir Isti, aku, dan sejumlah teman lainnya yang semuanya kurasa pangling karena rentang waktu yang panjang telah memisahkan kami dari 34 tercinta. Lupa2 ingat wajah dan nama kadang menyebabkan geli tapi di penghujungnya aku merasakan keterbatasan manusia dalam banyak hal, salah satunya ingatan masa lalu. Lebih dari 27 tahun kami terpisahkan waktu dan jarak yang tak sedikit, aku bersyukur masih dapat bertemu mengingat kembali waktu2 lalu walaupun ternyata tidak terlalu banyak yang dapat kuurai karena sebagian sahabat2ku tidak dapat hadir hari ini, teman2 lain banyak dan dengan merekalah kami menguak cerita2, alhamdulillah.

Dengan sajian nikmat ala Japos, makan siang bersama kami terasa lebih berwarna setelah Kiki Tepoy, Dhany, juga Nirwan menyanyikan beberapa lagu lama, cukup indah mewarnai siang yang basah.

Pukul 14 lebih sedikit, aku pamit lebih dahulu, senangnya hati bisa mengulurkan silaturahim semoga pertemuan kami barokah dalam kehendakNya. Semoga lain waktu ke depan reuni kami ini bisa mendatangkan manfaat yang lebih banyak dan lebih meluas hingga dari kami angkatan 1982, 34 tercinta dapat merasakan adanya kami di komunitas pendidikan Jakarta, insya Allah.

Sahabat yang baik, satu hal yang kucatat dengan segenap rasa adalah betapa lemahnya kita manusia dalam banyak peristiwa hidup kita. Amat benar firmanNya bahwa semakin tua usia kita maka semakin berkurang fungsi organ tubuh kita, satu di antaranya adalah otak kita untuk sebuah ingatan … subhanallah …

Terima kasih jazakumullah khairan katsiran untuk Wuri, Sally, Lina yang rajin menghubungkan kami semua, barakallahu lakum …

Untuk kenangan yang hadir; Nurhasnah, Suryawati, Isti Swardani, Ninik, Kiki Amalia, Efi Isfandiari, Wuri, Sally, Lina, Yayu, Siswanti, Agustina, Wiwied, Dhany, Sari, Heni, Hendrayana, Sahrul, Garo, Ghany, Kiki, Nirwan, Anto, Bambang, Rahmat, dan sepuluh dua puluh lainnya yang belum tertulis, mohon maaf, sekali lagi inilah bukti lemahnya ingatan kita diredam waktu, afwan ‘ala kulli hal … 

Kangen untuk bapak/ibu guruku yang baik, semoga rahmat Allah senantiasa menyertai bpk/ibu guru semua dalam kebaikan dn keberkahan hidup di dunia dn akhirat kelak, terima kasih untuk berjuta titisan ilmu dan pengetahuan yang telah mengantarkan kami menjadi seperti ini adanya saat ini; Pak Edi Hidayat Fisika, p Ngemal, b Jun, dn b Masirah  Matematika, p Jihad (alm) dn p Roghibushollah Biologi, p Hambar (alm) Olah raga, p Setiadi dn p Santosa Bhs Indonesia, b Ani Panji dn b Endang Kimia, b Subhan, b Yayah,  dan p Yusuf Bhs Inggris, p Hardi dn p Mulyono (alm) PPKN, p Budi dn b Sariya Indan BP/BK, dan bpk/ibu yang belum dapat kusebutkan dg sempurna semua yang telah mengajar kami, mohon maaf …


Hari Pertama Sekolah ba’da Idul Fitri 1430 H

2 Oktober 2009

Kamis, 011009 Hari pertama Sekolah (HPS) ba’da Idul Fitri 1430 H diawali dengan sukacita bertemu kembali dengan seluruh komunitas 38 kami. Bersama bersilaturahim, saling menjabat tangan mengucapkan selamat dan memohon maaf atas segala perkataan, perilaku, tatap mata bahkan mungkin sedikit kotor hati terhadap sesama teman atau bapak/ibu guru, semoga Allah meleburkan segenap rasa negatif dan menebarkan aura positif bersemangat di hari yang fitri ini. Semoga Allah memberikan kita kesempatan untuk bertemu kembali dengan Ramadhan yang penuh barokah di tahun depan, dan semoga Allah memberikan predikat hamba yang beruntung bagi kita di dunia ini juga di akhirat nanti.

Seluruh guru dan staf TU 38 hadir lengkap, sementara ada dua kelas para siswanya hadir semua, kelas lainnya menyisakan 1 s.d. 3 siswa yang belum hadir di HPS ini. Alhamdulillah, terima kasih tulus kami bagi semua orang tua siswa yang telah mengantarkan ananda pada Kamis pagi ini untuk hadir di sekolah dan tidak terlambat.

Bapak/Ibu guru sahabat yang baik, mari kita awali waktu belajar semester ganjil ini dengan hamasah/semangat menaburkan berjuta kebaikan dan pengetahuan untuk siswa kita agar mereka merasa senang, merasa nyaman belajar bersama kita, merasa tenteram menerima anugerah kita guru mereka yang menyayangi mereka sepenuh hati. Terima kasih untuk segenap upaya keras dan cerdas Bapak/Ibu guru menggenapkan jiwa2 para siswa dengan dzikir pengetahuan yang mengantarkan mereka ke berkah kehidupan yang lebih menjanjikan kebaikan.


Sabtu yang penuh warna

8 Agustus 2009

Berangkat pagi2 membuka hari dengan sabtu yg lancar, tiba di 38 acara rapat komite dengan ortu siswa baru terlaksana hingga pk 10 lebih sedikit, melanjutkan pekerjaan penyempurnaan RAPBS, sharing dengan Tim Mnnjm, ba’da Dhuhur tinggalkan sekolah.

Menikmati bus AC 76 aku tiba di Pd. indah, melaju ke Evita daftarkn Nina les di sana, insya Allah Selasa pekan depan mulai, lalu ke master 21 di al-Khawarizmi daftar bimbel kakak, alhamdulillah tugas sbg bunda selesai satu lagi. Menjelang senja tiba di rumah ngobrol bareng Afnin, ah … nikmatnya surga dunia … main2 sejenak di FB, nostalgia ke Ani dn Uniang di lagu Minangkabau … senangnya mengungkap sebaris kenangan …

Menjelang pk. 21 jalan2 lagi di FB, ketemu tulisan p Fatah yg bagus, berita p Mustaghfirin ttg tgl mrh thn dpn, jalan2 di kbr 30, aku tergugu di sana, sahabatku Ima sakit sdh berbilang pekan, sekarang ini yg ke-3. Duuhh … sedih hatiku, teringat masa2 pulang dahulu bersama shbt kami Kuntari (alm), ada yg tiba2 menyentak kesadaranku, betapa hidup ini kita hanya menjalani ketetapanNya. Ku krm crt ke Ima, km mengobrol lama di telepon, aku serasa mendptkn shbatku kembali, kami saling berbagi, saling mengingatkn, smg dlm kebaikn dan kasih sayangNya.

Sudah hampir tengah malam, Kakak sdh pulang main, Adek sdh selesai menggambar, aku menuntaskn tulisan ini. Hhmm … rasaku baru kemarin Kakak tak gendong kemana-mana, sekarang aku mendapatinya sdh tumbuh meremaja, subhanallah … sementara Adek dg caranya sendiri memenuhi hatiku dengan kekenesan gadis belia, alhamdulillah … maka sepanjang tarikan nafasku adalah berkah Allah Yang Mahamemberi, Mahapenyayang, Mahapenyempurna segala kejadian.  Alhamdulillah ‘ala nikmatillah …


Rapat Komite SMKN 38 Jakarta

8 Agustus 2009

Sabtu pagi, 080809 kami keluarga besar 38 berkumpul bersama ortu/wali siswa kelas X di ruang serba guna kami. Perkenalan pertama kami diawali dengan suka citaku menyambut para ortu yang terlihat semangat dan memiliki harapan. Alhamdulillah, didukung oleh semua guru yang baik hati, profesional, dan dalam nuansa kekeluargaan yang sangat dalam, aku merasa pertolonganNya amat dekat.

Sejak kemarin Jumat, diawali dengan pertemuan Komite dg Perwakilan kelas kami menyampaikan program sekolah tahun ini. Dengan dialog yang intensif, kami merasa disupport oleh perwakilan ortu sehingga paparan yang akan ditayangkan hari ini disetujui dengan catatan ada pengurangan sedikit dari jumlah yang kami harapkan. Tidak mengapa karena memang hal itulah yang kami harapkan; tercipta dialog, ada saran, ada nasihat, ada perhatian.

Hari ini kami menyampaikan harapan kami ke komunitas yang lebih luas lagi. Bersama Ketua Komite, Wakil Komite, dan para guru dan staf TU, kami mencoba berbagi mimpi kami akan 38 yang lebih berkualitas. Sekolah nyaman, kondusif, sarana prasarana lengkap, unit produksi berhasil, sekolah sehat, sirkulasi dan pencahayaan cukup, sekolah hijau, sekolah ramah lingkungan, sekolah yang diberkahi Allah … amin.

Acara terus berlanjut saat ini, insya Allah pukul 10.00 tuntas dengan harapan ortu/wali siswa dapat membantu sekolah semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan masing-masing. Harapan lainnya adalah semoga tidak banyak ortu yang meminta keringanan, tidak banyak yang minta dibebaskan, tidak banyak yang keberatan. Perkara pembayaran yang diangsur kami membuka dialog untuk kebaikan bersama, permintaan beasiswa juga akan kami penuhi dengan beberapa ketentuan. Rasanya Allah memperhatikan kami senantiasa, peduli dengan kasihNya yang seluas semesta, menatap teduh dengan basyirNya yang menyelimuti keseluruhan diri kami.

Rabbana, wala tuhammilna ma la taqata lanabih …

Terima kasih dan doa kebaikan untuk p Bekti, p Aid, b Berliana, b Eka, b Susi, b Adrah, b Yani, b Lies, b Sarifah, b Yanti, b Tapitta, b Ninik, b Yohana, b Dientje, b Uum, b Zaitun, b Zulmeinar, p Bagus, p Kusdiyono, b Mimin, b Delima, b Elvy, b Hazlini, p Ohen, juga bu guru yang lain, semoga Allah senantiasa menyejahterakan kita semua kelak di akhirat nanti dengan surga yang harumnya telah tercium beribu-ribu kilometer sejak saat ini, amiiin ya Rabbal ‘alamin …


Nyontreng di Aula …

8 Juli 2009

Sambil ngumpul rame2 siang tadi 080709, bergantian kami nyontreng menunaikan hak kami sebagai warga negara NKRI, senang lagi di Aula sana, ketemu teman2 lama, ketemu wajah2 teman2nya Bapak yang subhanallah menurutku tambah sepuh tapi masih tetap semangat, masih giat bekerja bersama generasi muda BPK V Gandul.

Aku nyontreng pukul 11.30, cukup siang dg prtimbangan aula tdk trlalu ramai, dn trnyt benar, tdk pake antri, begitu masuk begitu dpt giliran ke bilik suara, nyontreng di satu nomor, berharap siapapun yang menang mudah2an membawa perbaikan yang signifikan bagi kemajuan bangsa ini di mata Allah, Sang Pemilik Semesta Raya ini.

Ngomong2 ketika diskusi dg teman2 lama, milih yang mana? Jawabku sesama perempuan mestinya milih nomor satu, karena sudah dapat gaji ke-13 mestinya milih nomor dua, dan karena aku dari Makassar mestinya pilih nomor tiga, jadi kesimpulannya?

Aku ingin memilih pemimpin yang sibuk menghitung bermuhasabah tentang negeri dan penduduknya di bawah duli kekuasaannya, aku ingin memilih pemimpin yang sibuk di 2/3 malam mengais perhatianNya untuk kemuliaan negeri ini, aku ingin memilih pemimpin yang takut dengan neraka yang azabnya yang paling ringan seperti kita menginjak batu panas yang rasa panasnya menjalar dari telapak kaki terus ke atas meniti paha, perut, dada, leher, kepala dan tiba di ubun2 dg rasa panas yang tak pernah terkira, masya Allah …

Aku ingin yang pemimpin yang baik, yang sholeh, yang pintar, dan cerdas menerjemahkan keinginan Allah di bumiNya ini, aku ingin …


080709 Ultah Ibu di G – 2

8 Juli 2009

Sejak pagi rumah Ibu ramai, para adinda berdatangan bersama kids yang subhanallah … makin hari mereka semua tambah besar, sibuk berlarian ke sana kemari, bermain segala macam, alhamdulillah senang banget punya keluarga banyak begini.

Hari ini hari istimewa, karena kemarin Ibu ultah ke-70, hari ini mau potong kue rame2, supaya Ibu senang, makan siang juga rame2, alhamdulillah … sayang udah sore, Ibu Bapak gak mau diajak jalan ke CM, tadinya mau makan malam barengan tapi Ibu males, katanya mau buka shaum di rumah aja, krn ba’da Isya juga mau ngaji dg P Murni, ya … akhirnya ke CM sih tetap jalan dikawal Ani, Budi, dan Ira. Aku di rumah aja …

Bu, selamat ultah ke-70, semoga IBu senantiasa bahagia dikarunia Bapak yang penyabar, 6 anak, 6 menantu, dan 12 cucu, semoga Allah memuliakan Ibu dengan kasih sayangNya yang banyak di dunia dan akhirat kelak, semoga kami menjadi anak2 Ibu yang senantiasa mendoakan Ibu selalu dalam lindungan Allah … Amiiin  ya Rabbal ‘alamin …