Bincang-bincang siang di 38


Dua puluh menit berlalu dari pukul satu siang tadi, kami berbincang hangat setelah hampir satu bulan menunda pertemuan barokah ini. Ternyata banyak hal yang perlu dibicarakan untuk kemajuan 38. Alhamdulillah, aneka masalah mulai dari sertifikasi guru, kegiatan ekstrakurikuler, penghijauan sekolah, pelaksanaan tadarus dan doa pagi, program komite sekolah, sampai kegiatan tarhib ramadhan.

Secara pribadi saya merasa senang betapa saya ingin meletakkan sensasi lain menyambut bulan yang penuh barokah ini, saya ingin memberi siswaku sebuah pengalaman unik seperti yang dipraktikkan adik-adiknya di SDIT. Amat sederhana sekedar menyampaikan selembar kertas bermakna gembira dengan datangnya ramadhan, wallahu a’lam setidaknya aku meletakkan satu penanda khusus bahwa ramadhan adalah bulan istimewa, bulan yang di dalamnya bertabur pahala, bertabur permata pembuka jalan menuju surga, siapa yang tidak tertarik? Ayo, ramai-ramai kita selimuti siang di jalan Kebon Sirih 98 Jumat 29 Agustus 2008 pukul 13.00 – 14.00 dengan lautan putih hati menggapai rahmat Ilahi.

Begitulah seiring berlalunya waktu, di penghujungnya yang tersisa, kami membicarakan beberapa hal dan mencapai beberapa kesepakatan di antaranya adalah kita harus belajar untuk tidak mengotori hati teman yang lain dengan cara tidak secara demonstratif pulang lebih dahulu sebelum waktunya, kalau terpaksa dilakukan sepakat untuk menulis berita kepulangan kita di buku izin keluar, sedapat mungkin tetap hadir di 38 kecuali karena sakit yang tak tertahankan. Ini semua demi menghindari sabetan keras malaikat Allah di kubur nanti, yang mengingatkan kita telah dibayar relatif lebih dari cukup oleh Pemda DKI, maka kembalikan amanah itu melalui kinerja yang patut kita banggakan. Dan 38 siang tadi menyatukan kata untuk saling membeningkan hati, sekali lagi hanya untuk memperlebar jalan ke jannahNya. Alhamdulillah, sahabat-sahabatku semua, mari saling menolong, saling mengingatkan dalam kebenaran, saling mengingatkan dengan penuh kesabaran, semoga kita semua dipilih Allah sebagai manusia yang beruntung di sisiNya. Amin.

15 menit menjelang pukul empat sore, Ibu Sarifah dan Pak Aid berbagi pengetahuan hasil penataran/ pelatihan mereka beberapa waktu lalu. Tapi tampaknya kami harus mengalokasikan lagi waktu yang lebih khusus untuk melanjutkan paparan keduanya sebagai bahan untuk melaksanakan pembelajaran dengan lebih baik lagi. Insya Allah di awal pekan pertama ramadhan kami akan saling berbagi pengetahuan lagi. Senantiasa ku berharap ke depan 38 akan menjelma menjadi sekolah yang diminati karena bapak/ibu gurunya mendidik siswa dengan bening hati, dengan kekayaan jiwa yang menguatkan kokoh telapak kaki mereka berdiri menatap dunia. Terima kasih teman-teman untuk segenap perhatian dan kasih sayang di antara kita selama ini, hanya Allah yang menyampaikan silaturahim ini, hanya Allah yang akan menjaganya dari keburukan dan doa yang tertolak.

Seribu harapan untuk 38, semoga Allah mengijabah doa kita dengan berbagai kemudahan. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: