Mengenang Januari 2008 …


Air mata kembali membanjir saat pramugari pesawat kami mengumumkan bahwa kembali penerbangan kami tertunda menuju Indonesia tercinta. Bandara Madinah berduka, beberapa petugas pelayanan ibadah hajji hilir mudik enggan menyapa. Ini kali ke dua kami tertunda, kami harus turun dari pesawat yang akan membawa kami kembali ke tanah air. Innalillah wa inna ilaihi rojiuun.

Saat satu hari sebelumnya kami masih punya harap …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: