Mengenang Ramadhan …


Ditinggalkan kekasih
seperti musim dingin yang sunyi
tertatih melangkah menuju nestapa hati … luka …
Ditinggalkan ramadhan …
seperti malam merangkak sepi
gemetar meraih qalbu Ilahi …tak terjangkau …
meretas jalan abadi
meraih mimpi berumah beratap pelangi
yang dikelilingi sungai berwangi kesturi …
Duh Rabbi …, sampaikah daku dalam ridlaMu?
Ruang Diklat Prov DKI, Senin, 150908-14.16.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: