Welcome at My Lan, …!


Jumat,  121208 sebelum waktu subuh yang barokah, bismillah  aku keluar rumah menuju BSH. Dengan pesawat MH dan bersama 9 teman (Bu Elslee, Bu Alifah, Bu Mala, Bu Ina, Pak Yakub, Pak Subiarto, Pak Yono, Pak Khusnul, Pak Marzuki), aku mengudara pukul 06.55 BBWI dan tiba di KL pukul 10 waktu setempat. Setelah menunggu hampir 5 jam, kami kembali mengudara  menuju Hanoi dan tiba di sana pukul 18.00 disambut udara sejuk dan dua guide remaja yang Englishnya cukup mudah kami pahami.

Lebih kurang satu jam di atas sebuah Kijang, kami langsung menuju KBRI. Rombongan pertama 10 teman dari Jakarta (Bu Sonny, Bu Marbingah, Bu Win, Pak Tito, Pak Armedi, Pak Narno, Bu As, Pak Syukur, mBak Cahya, Pak Timbul) yang transit di Singapura sudah 6 jm lebih dulu tiba di hotel tapi kami menunggunya lebih awal di KBRI.  Duh senangnya … ini kali pertama aku merasa jadi guru yang saat ini mewakili 38, aku menjadi tamu di perwakilan negaraku di negara lain secara resmi (jarang2 deh bisa tembus KBRI). Disambut oleh saudara sebangsa dengan jamuan yang enak dan suasana yang nyaman, aku merasa betapa banyak nikmat Allah untukku, benar2 rasanya aku diberikan reward khusus dariNya. Baru di Hanoi, belum tempat yang lainnya, yang lebih jauh, yang lebih luas,  lebih modern, lebih hebat, duuhh rasanya hidupku lebih bergairah, alhamdulillah, mudah2an kelak diberiNya aku kesempatan untuk menuju satu dua tiga empat lima negeri yang lain untuk kukunjungi atas nama indahnya pengetahuan. Rabb, aku ingin, ingin sekali, mencari kasihMu yang maha luas itu di seantero negeri milikiMu, kabulkan, ya Allah. Amin.

Pukul 21.00 acara resmi yang dipandu Pak Nyoman yang murah senyum dan disambut oleh teman baik Pak Gatot, Prof. Que – Direktur SEAMOLEC di HOU, selesai dengan perjanjian yang mengenakkan di awal pertemuan. He he he tahukah teman, bahwa kami dijanjikan untuk jalan2 dulu baru bekerja. Nah … ini dia peribahasa yang kebalik, bersenang-senang dahulu, bekerja kemudian. Gak apalah (dengan alhamdulillah yang sangaaaaat dalam) yang penting kami akan berusaha menjalankan tugas sebaik-baiknya lusa Senin, insya Allah.

Malam itu kami dinner di hotel My Lan yang menunya diyakinkan oleh Mas Heru  (selamat menikah di Bandung dalam waktu dekat ini, semoga diberkahiNya antuma dengan pernikahan barokah yang penuh mawaddah dan rahmah, amin)  CP SEAMOLEC di Hanoi bahwa no pork, halal only. Bismillah … semoga demikianlah adanya. Amin. Spesial thanks to Om Barizi yang mengingatkanku untuk membawa mie cup, abon, dan camilan (yang menggemukkan, ha ha ha …).

Karena capek, malam itu aku langsung menuju kamarku dan tidak ikut jalan2 bersama teman2 dari Jakarta. Have a nice dream at Hanoi … good night.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: