Semangat belajar yang senantiasa dijaga


Jumat maghrib saya mampir ke Cinare Mall untuk satu keperluan, melintas di depan Oasse sy tergoda untuk mereflxikn kaki yg senat senut krn dibw kerja sepanjang pekan ini. Setelah numpang ikut sholat maghrib di ruang yg nyaman, sy dipertemukn dg gadis belia Aida. Acara ngobrol sambil dipijat berlangsung akrab, entahlah bersm gadis ini sy sprti bicara dengan siswaku di sekolah. Aida memang sebaya siswa SMK-ku tp ia memilih menjd pekerja dg kompetensi yg handal, Aida muda mencirikn jiwa yg tak henti belajar. Sambil memijat Aida bercerita tentang guru-guru SD-nya yg hebat, kepala SD-nya bahkan diujung pertemuannya dg siswa kelas VI angkatan Aida dipromosikan ke luar negeri, bapak guru yg hebat ini menjd inspirasi Aida untuk terus belajar karena katanya belajar itu enak, bu, saya suka belajar. Wow … kalimat indah ini meluncur dari dirinya yang tamat SMPN di Jakarta Utara. Belajar di SMPN itu Aida menemukan gairah belajar yg tak kunjung pupus, teman-temannya yg banyak, bapak ibu guru yg hebat sekali lagi menjd penyuluh semangatnya untuk belajar, sayang Aida tidak lanjut ke jenjang pendidikan yg lebih tinggi melainkan ia mengikuti kursus therapi di sebuah lembg kursus milik orang China yg terkenal piawai dlm soal pijat memijat scr tradisional yg mengagumkn.  Dengan meminjam uang pembayaran kursus Aida terus berlatih bersm teman2nya dn pd wktu yg telh ditetapkanNya Aida bekerja melayani pemijatan kesehatan bg yg membutuhkn. Sungguh sy menemukn oase kesejukn di Oasse Cinere yg memberikn sy pencerahan, betapa hikmah kebijakn dpt kt peroleh di mana saja dari siapa saja, Aida telah memberikannya untuk saya dn saya tiba2 merasa tdk khawatir akan masa depan anak negeri kita bila ada satu dua seribu sejuta anak2 muda yg senantiasa tergoda untuk belajar. belajar apa saja … semua akn bermanfaat pd waktunya.

Tak terasa satu jam sdh kami berbincang ringan, kaki sy telah selesai mendptkn hak-nya disenangkn, sy beranjak pulang, saat itu waktu menunjukkan pukul 20.10, tepat satu jam Aida menyelesaikan pekerjaannya dan saya merasa senang.  Sambil menuju tempat parkir saya tersenyum mengingat satu kalimat Aida: Bu, pelajaran tentang teknik memijat seeprti ini masih ada kelanjutannya dn saya akan mempelajarinya lagi supaya saya lebih pintar memijat sehat seperti ini, tapi itu nantii bu saya harus mengumpulkan uang dulu untuk biaya kursusnya, subhanallah ….

Bapak ibu sahabat yang baik, gerangan apa yang ada di benak kita saat mendapati kalimat yg bersemangat seperti itu? Aida, terima kasih untuk menjd jalan Bu Ana menggelorakan semangat belajar itu senantiasa, teruslah belajar, Nak, karena itu titah sang Nabi yang mulia al Musthofa yang dikirim Allah untuk memotivasi kita terus memberi arti bg hidup dan kehidupan kita, salam; Bu Ana.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: