Ujian Nasib di Ujian Nasional anak2ku


Sejak malam Ahad lalu, Afinaku menunjukkan satu laman yg mengindikasikan ada jawaban UN 2011 untuk murid2 Ummi katanya, masyaALlah … walaupun gak pernah percaya akan tipu muslihat teman2 yg iseng ini, aku hanya bilang ke Nina bahwa gak mungkin soal UN 2011 ini bocor, Dek, besok pagi Ummi baru di rayon bersm semua Panitia UN Rayon Ummi baru akan menerima soal dr percetakan yg dikirim langsung ke Rayon dg kawalan ketat yg gak mungkin ada celah kebocoran. tapi anandaku ini tertawa dan bilang orang di FB banyak banget, Ummi … lihat aja.

Yang kedua setelah Senin UN hari I berlangsung, sambil menanti maghrib, aku refleksi di salon langganan dan ternyata Mbak yg baik itu cerita bhw anaknya nangis2 minta uang sampai 200 rb untuk membeli soal yg katanya soal UN yg akan keluar … duuuhhh … miris hatiku …

Yang ketiga, saat muhasabah di 38, pulihan siswaku menangis tersedu2, mengingat dosa2, kesalahan pd ortu, pada guru, pada teman2, suasana saat itu menunjukkan betapa lemahnya manusia, betapa lemahnya kami … ya Qowwiy …

Keempat pada hari kedua UN, di sebuah sekolah nun di suatu kecamatan sana, ditemukan oleh pengawas yang baik hati, secarik kertas bverisi kunci jawaban soal UN entah paket berapa yg disalin mentah2 oleh seorang siswa, saat ditanya  ia menjawab mencocokkan jawaban, bu, siapa tahu kunci ini benar, nah lho … udah ketahuan berbuat curang siswa kita itupun masih berkelit, hanya mencocokkan jawaban.

Dari seorang teman pula ditemukan kasus serupa, sejak menit pertama setelah menulis identitas pada LJK, seorang siswa asyik membaca soal dan mencoreti jawaban pd soal tanpa pusing menghitung padahal hari itu Matematika diujikan, duuhhh …

Puncaknya hari ke3 UN, teman saya yang mengawas di suatu sekolah mengabarkan saya akan satu temuan lagi bahwa ada satu siswa memiliki jawaban soal UN English yang soal Listeningnya baru pagi itu diperdengarkn melalui kaset dan ia mendpatkan jawabannya sejak pagi2 sebelumnya, innalillah …

Sendiri aku menangisi takdir kita di dunia pendidikan ini, tak hentinya para guru bintang kita menebar kebajikan dengan beragam metode dan strategi pembelajaran yang diharapkan mampu menyentuh bathin siswa akan pentingnya belajar … sebagai Pimpinan sekolah aku senantiasa mengingatkan guru dan diirku sendiri akan mulianya meninggikan integritas diri, menerapkan kejujuran dalam menjanani evaluasi UN yang merupakan suatu keniscayaa ini. Namun di satu sudut kecil hatiku terucap betapa lemahnya aku dlm mengawal proses pembelajaran di sekolah ini, betapa tidak kuasanya aku mencukupkan teladan pentingnya cerdas pengetahuan dan baiknya hati dg akhlak karimah, betapa perlu pertolongan DIA YM Hebat untuk menegakkan jiwa2 merdeka yang tidak merdeka krn ketakutan akan nasib buruk di penghujung pengumuman UN nanti.

Ya Allah … betapa aku harus hanya bersandar padaMu, memohon kasihMu untuk kebaikan dan kemudahan lulusnya anak2ku dalam UN ini. Aku tergugu menyadari betapa sedikitnya ibadahku untuk menggapai rahmatMu yang banyak itu …, aku tak kan pernah berpaling dariMu … wahai dZat yg Mahaperkasa, YM Pemurah, ya Haliiimmm … santunilah kami dengan keberkahanMu, amin. 230411 – 00.13.

Satu Balasan ke Ujian Nasib di Ujian Nasional anak2ku

  1. Kapur Tulis mengatakan:

    heeeeeeemmm,,,suatu dilema yang sangat berat ya bu,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: