Menyalami Baitullah


Kamis, 090611 ba’da Dzuhur, kami bermiqat di Birr Ali, sholat sunnah dua rakaat, berniat umrah menuju Baitullah … Bismillah, nawaitul umrata wa ahramtu biha lillahi ta’ala ... di atas bus kami melafazkn Talbiyah tak henti2 sepanjang jalan tol yg mulus tanpa hambatan, yg di kiri kanannya hanya bukit2 batu yg keras dan panas, masya Allah … La baik allahumma la baik, la baik la syarika laka la baik, innal hamda wan nikmata laka wal mulk la syarika lakk … lima jam perjalanan kami tempuh dengan luapan sedih meninggalkan Madinah dan gema sukacita karena di depan mata kami akan menjumpaiNya … Allah … Ana datang lagi menghadapMu …

Azan Isya baru selesai berkumandang setibanya kami di Hotel Wardah Mawaddah, dari bus terlihat di hadapan kami bagian Masjid Al-Haram dari sisi Bukit Marwah, alhamdulillah. Kami menyimpan barang di kamar masing2, aku di Lt. 11 bersm temanku dan lepas sholat Isya – Maghrib yg dijama’  ta’khir di hotel, kami bergegas menuju Masjidil Haram untuk menunaikan Umrah. Langit Makkah pekat namun Masjidil Haram bermandikan cahaya lampu yg memesona, di atas Ka’bah yang berdiri berwibawa dalam balutan kiswah yg bersahaja namun menyiratkan keagungan yg luar biasa, subhanallah, inilah salah satu yg membanggakan diriku sebagai ummat Islam, I’m proud of Islam …

Memasuki masjid melalui Bukit Marwah kami berdoa: Allahumma anta salam wa minka salam fahayyina Rabbana bis salam wa adkhilnal jannata darassalam tabarakta Rabbana wa ta’alaita ya Dzaljalali wal ikram, allahumftahlii abwaba rahmatika, bismillahi wal hamdulillah wash sholatu wa salamu ‘ala Rasulillah … Menginjak pelataran Ka’bah, aku gemetar takjub membayangkan kembali diriku yg dhoif ini, tak menyangka diberikanNya lagi nikmat rasa yg tak terperi ini, aku memaku tatapanku pada Ka’bah hitam yg masyaAllah … ini adalah bentuk kubus yang luar biasa, yg dari Indonesia ku fokuskan diriku membayangkannya setiap shalat kumulai, malam Jumat yg barokah ini, aku menatapnya lekat, amat dekat, alhamdulillah … Allahumma zid hadzal baita tasyrifan wa taqdziman wa takriman wa mahabatan wa zid man syarrafu wa karramahu biman hajjata awi’ tamarahu tasyrifan wa taqdziman wa takriman wa birra …

Kami mengelilingi Ka’bah perlahan2 mengikuti arus manusia melalui Hijr Ismail, melalui Rukun Yamani, menuju Hajar Aswad, Batu Hitam yg pernah dicium Nabi Muhammadku yg mulia sejajar Lampu Hijau untuk memulai Tawaf kami putaran yang pertama, bismillahirahmani rahim … tujuh putaran kami selesaikan dengan semangat, lalu beriringan mundur dari putaran Tawaf melaksanakan doa menghadap Ka’bah sejajar Multazam yg dekat pintu Ka’bah … semua jamaah berurai airmata, mengharap hanya ridla Allah untuk kami semua, lalu kami sholat sunnah, berdoa lagi, dan bersama kami menuju lokasi air zam-zam di masjid Haram ini, alhamdulillah nikmatnya air yg barokah ini sambil membayangkan Bunda Siti Hajar  dan Ismail yg kisahnya melegenda di setiap dada muslimah, allahu akbar … barakallahu ‘alaika …

Selanjutnya menuju Massa, untuk melaksanakan Sai 7 kali bolak-balik antara Bukit Shafa dan Marwah. Diawali dengan berniat sai dan berdoa menghadap Ka’bah di Bukit Shafa kami berjalan menuju Marwah, tiba di pilar hijau para ikhwan berlari-lari kecil dan kami berdoa: Rabbighfir warham wa’fu wa takarram wa tajawaz ‘amma ta’lam innaka ta’lam maalaa na’lam, innaka anta Allahul a’azzul akram … terus berjalan mendaki marwah yg saat ini sudah tidak terlalu terjal. Membayangkan Bunda Hajar yg kepanasan saat itu, saat ini Massa adalah nikmat yg tak terkatakan, AC sepanjang lintasan Sai, kipas angin yg terus menderu, ketersediaan air zam2 yg berlimpah, subhanallah, betapa ALlah mengaruniai kita dengan limpahan rahmat ini, alhamdulillah …

Selesai sai yg ketujuh di bukit Marwah kami berdoa menghadap Ka’bah dan usai berdoa kami bertahallul melepas hal2 yg diharamkan selama berihram sejak Kamis siang tadi dengan saling menggunting sebagian rambut kami, maka lewat tengan malam WAS  selesailah umrah kami malam ini. Tak lama kami bersepakat kembali ke kamar beristirahat untuk kembali lagi ke masjid melaksanakan sholat Subuh, alhamdulillah …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: