Catatan sore di Ramadhan ke 14 – 1432 H


Menjalani waktu Ramadhan aku merasa ada yg segera akan hilang, ku konsentrasikan diri untuk mengisinya dg kegiatan ibadah namun tiba2 saja kusadari aku tidak melakukan apa2 saat itu, maka berlalu lagi satu masa yg tidak akan kembali, aku terpana, betapa manusia amat pelupa. Menyalahkan godaan syetan saat Ramadhan seperti ini seperti lempar batu sembunyi tangan, betapa penegakan diri dan hati untuk senantiasa konsentrs di jalan Allah adalah sebuah keniscayaan yg mesti diperjuangkan, godaan nafsu diri terhadap tarikan duniawi kadang lebih kuat sehingga ya … seperti ini, menulis rasanya menyenangkan hati, di ujung harap aku ingin menulisku ini menjadi bagian ibadahku, paling tidak sebagai jembatan muhasabah kelakuan diri, muhasabah atas penghitungan banyak mana ibadah dari maksiat yg kita lakukan padaNya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: