SMKN 62 Jakarta memperingati Hari Pahlawan 2013


SMK NEGERI 62
JAKARTA

SUSUNAN ACARA UPACARA BENDERA MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN
Senin, 11 November 2013

Upacara Bendera dalam memperingati Hari Pahlawan Tahun 2013 segera dimulai
Pemimpin Upacara memasuki Lapangan Upacara

Kepala SMKN 62 Jakarta selaku Pembina Upacara menaiki mimbar upacara

1 Penghormatan umum kepada Pembina Upacara dipimpin oleh Pemimpin Upacara.
2 Laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara bahwa upacara siap dimulai
3 Pengibaran bendera Merah Putih, diiringi Lagu Kebangsaan “Indonesia Raya ” dinyanyikan oleh seluruh peserta upacara.
4 Mengheningkan cipta dipimpin oleh Pembina Upacara diiringi lagu “Mengheningkan Cipta” oleh Kelompok Paduan Suara
5 Pembacaan Teks Pancasila oleh Pembina upacara diikuti oleh seluruh peserta upacara.
6 Pembacaan teks Pembukaan UUD RI 1945.
7 Pembacaan pesan-pesan Pahlawan/kata-kata mutiara
8 Amanat Pembina Upacara, barisan diistirahatkan
9 Menyanyikan Lagu Wajib Nasional “Gugur Bunga” oleh Kelompok Paduan Suara
10 Pembacaan Doa
11 Laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara bahwa upacara telah selesai
12 Penghormatan umum kepada Pembina Upacara dipimpin oleh Pemimpin
Upacara.
13 Upacara selesai, Bapak/Ibu guru dan Staf Tata Usaha dipersilakan meninggalkan lapangan upacara, barisan diistirahatkan

14 Pengumuman-pengumuman:
i. Dari Waka Bidang Kesiswaan Bapak Drs. H. Ilham Zulkarnain tentang Kegiatan 10 Muharam di 62
ii. Dari Waka Bidang Kurikulum Ibu Dra. Nur’aeni, M Pd tentang LKS Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan
iii. Dari Pembina Pramuka tentang Kegiatan Pelantikan Calon Penegak Pramuka 62

15 Barisan dibubarkan.

KATA-KATA MUTIARA dan PESAN-PESAN PERJUANGAN DARI PARA PAHLAWAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

1. Pesan Pahlawan Nasional Nyi Ageng Serang:
“ Untuk keamanan dan kesentosaan jiwa, kita harus mendekatkan diri
kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena orang yang mendekatkan diri kepada Tuhan tidak akan terperosok hidupnya dan tidak akan takut menghadapi cobaan hidup, karena Tuhan akan selalu menuntun dan melimpahkan anugerah yang tidak ternilai harganya “.
(Disampaikan pada saat Nyi Ageng Serang mendengarkan keluhan keprihatinan para pengikut/rakyat,
akibat perlakuan kaum penjajah).

2. Pesan Pahlawan Nasional Jenderal Sudirman:
“ Tempat saya yang terbaik adalah ditengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan. Met of zonder Pemerintah TNI akan berjuang terus”.
(Disampaikan pada jam-jam terakhir sebelum jatuhnya Yogyakarta dan Jenderal Sudirman dalam keadaan sakit, ketika menjawab Pernyataan Presiden yang menasihatinya supaya
tetap tinggal di kota untuk dirawatsakitnya).

3. Pesan Pahlawan Nasional Prof. DR. R. Soeharso:
“ Right or wrong is my country, lebih-lebih kalau kita tahu, negara kita dalam keadaan bobrok, maka justru saat itu pula kita wajib memperbaikinya “.
(Pernyataannya sebagai seorang nasionalis dan patriot).

4. Pesan Pahlawan Nasional Prof. Moh. Yamin, SH:
“ Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri “.
(Disampaikan pada konggres II di Jakarta tanggal 27-28 Oktober 1928 yang dihadiri oleh berbagai perkumpulan pemuda dan pelajar, dimana ia menjabat sebagai sekretaris).

5. Pesan Pahlawan Nasional SUPRIYADI:
“ Kita yang berjuang jangan sekali-kali mengharapkan pangkat, kedudukan ataupun gaji yang tinggi “.
(Disampaikan pada saat Supriyadi memimpin pertemuan rahasia yang dihadiri beberapa anggota Peta untuk melakukan
pemberontakan melawan pemerintah Jepang).

6. Pesan Pahlawan Nasional Teuku Nyak Arif:
“Indonesia merdeka harus menjadi tujuan hidup kita bersama“.
(Disampaikan pada pidato bulan Maret 1945, dimana
Teuku Nyak Arif menjadi Wakil Ketua DPR seluruh Sumatera).

7. Pesan Pahlawan Nasional Abdul Muis :
“ Jika orang lain bisa, saya juga bisa, mengapa pemuda-pemuda kita
tidak bisa, jika memang kita mau berjuang “.
(Menceritakan pengalamannya di luar negeri kepada para pemuda di Sulawesi, ketika Abdul Muis melakukan kunjungan ke Sulawesi sebagai anggota Volksraad dan sebagai wakil SI).

8. Pesan Pahlawan Nasional Pangeran Sambernyowo/KGPAA
Mankunegoro I :
 Rumongso melu handarbeni (merasa ikut memiliki)
 Wajib melu hangrungkebi (wajib ikut mempertahankan)
 Mulat sario hangroso wani (mawas diri dan berani bertanggung jawab).
(Merupakan prinsip Tri Dharma yang dikembangkan
oleh Mangkunegoro I).

Jakarta, 101113 – NHS

DOA PADA UPACARA BENDERA di SMKN 62 JAKARTA
DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER
Senin, 11 November 2013

Ya Allah, Rabb Yang Maha Rahim
Puji Syukur kami panjatkan kehadirat-Mu atas segala karunia, rahmat, taufiq, dan hidayah-Mu, sehingga hari ini seluruh Bangsa Indonesia dapat melaksanakan upacara bendera untuk memperingati Hari Pahlawan Kusuma Bangsa yang telah gugur mendahului kami demi kejayaan Bangsa dan Negara Indonesia tercinta ini.

Ya Allah, Rabb Yang Maha Bijaksana,
Dengan penuh rasa ikhlas dari lubuk hati yang dalam, Engkau telah memanggil putera-puteri terbaik para pahlawan kami untuk menghadap ke hadirat-Mu. Tempatkanlah mereka di tempat yang mulia di sisi-Mu, ya Allah, ampunilah dosa-dosa mereka yang gugur di medan juang, mereka yang telah mengorbankan jiwa, raga, dan harta demi kemerdekaan nusa dan bangsa. Terimalah dharma bakti dan amal shaleh mereka, jadikanlah mereka sebagai syuhada dan pahlawan bangsa yang Engkau ridhai.

Ya Allah, Rabb Yang Maha Perkasa,
Anugerahkanlah kepada kami para siswa SMKN 62 Jakarta, bapak ibu guru dan staf Tata Usaha sekolah kami, serta seluruh bangsa Indonesia akan kesadaran yang dalam dan tekad yang kuat agar jiwa patriotisme dan kepahlawan terus mengilhami setiap usaha kami dalam mengisi kemerdekaan dan memperkokoh persatuan serta kesatuan bangsa.

Ya Allah, Rabb Yang Maha Pengasih,
Dengan semangat kepahlawanan, tingkatkanlah kesadaran tanggungjawab kami dalam membangun bangsa dan negara, tingkatkan kedisiplinan serta kewaspadaan kami untuk tetap menjadi bangsa yang utuh dan bersatu, menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan dan kebersamaan dalam membangun bangsa dan negara Indonesia yang kuat dan sejahtera di bawah lindungan dan bimbingan-Mu.

Ya Allah hindarkanlah bangsa kami dari bencana dan musibah, agar kami dapat meneruskan pembangunan bangsa kami demi mewujudkan Bangsa Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur “baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur”.

Allahumma Ya Allah, Ya Ghaffar, Rabb Yang Maha Pengampun
Ampunilah dosa kami, dosa para orang tua kami, dosa para guru-guru kami, para pemimpin dan pahlawan kami. Ya Allah, kabulkanlah permohonan kami, aamin …

AMANAT PEMBINA PADA UPACARA BENDERA MEMPERINGATI
HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2013

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Bapak/Ibu Guru dan Staf Tata Usaha serta seluruh siswa SMKN 62 Jakarta yang Ibu sayangi, yang Ibu banggakan,
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita semua dapat mengikuti upacara bendera untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November tahun 2013 bertepatan dengan hari Ahad kemarin, hari ini Senin kita melaksanakan upacara Hari Pahlawan di sekolah kita tercinta ini.

Sejarah telah mencatat bahwa perjuangan untuk mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang saat ini menjadi bangsa berdaulat dan terhormat adalah bukan hadiah atau pemberian dari pihak manapun, tetapi melalui proses perjuangan yang sangat panjang, heroik, dan disertai dengan pengorbanan yang luar biasa dari para pejuang dan para pahlawan pendahulu kita.
Kita harus memaknai peringatan hari Pahlawan bukan hanya sekedar ungkapan rasa syukur kepada Allah Yang Maha Esa, tapi sekaligus sebagai refleksi terhadap keyakinan jati diri bangsa yang bermartabat diinspirasi oleh para pejuang kita yang telah gugur di medan perjuangan.

Bapak/Ibu guru, staf Tata Usaha serta para siswa,
Peringatan Hari Pahlawan tahun 2013 ini mengambil tema PAHLAWANKU IDOLAKU adalah untuk mengingatkan kembali kepada kita semua dan bagi generasi muda khususnya sebagai penerus cita-cita agar nilai-nilai kejuangan yang telah dibangun tidak boleh dilupakan sampai kapanpun. Kita semua menyadari bahwa dinamika perubahan yang berkembang dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara saat ini masih menyisakan berbagai permasalahan, seperti kemiskinan, ketelantaran, pengangguran, korban bencana, konflik antar warga dan masalah-masalah lain yang dapat mengganggu kelangsungan keharmonisan berbangsa dan bernegara di semua aspek kehidupan.

Oleh karenanya, untuk mengatasi masalah tersebut kita harus bahu membahu dan bersama-sama melakukan segala upaya agar impian dan harapan menjadi negara Indonesia yang berdaulat, adil, makmur, dan sejahtera dapat menjadi kenyataan.
Modal sosial yang harus kita perkuat adalah menjaga jati diri sebagai bangsa yang hebat untuk membangun negeri yang lebih kuat, kokoh, dan harmonis di dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bapak-ibu dan para siswa peserta upacara,
Semangat kepahlawanan dan kejuangan yang direpresentasikan dalam bentuk cinta tanah air, pantang menyerah, peduli, dan berbagi, serta toleransi harus menjadi sumber motivasi untuk mengatasi berbagai tantangan dalam menyelesaikan semua masalah yang kita hadapi di waktu kini dan mendatang.
Demikian sambutan ini, semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan membimbing kita untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Terima kasih atas perhatian semuanya, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Jakarta, 10 November 2013
Kepala SMKN 62 Jakarta;

NURHASNAH
NIP: 19650304 198703 2006

Catatan:
Seluruh tulisan ini, saya copasedit dari Blog Kementerian Sosial RI, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: