Rest n relax ‘enam dua’ in Bandung


Akhirnya mimpiku diwujudkan Allah pada Jumat – Sabtu, 3101 – 0101214 yang lalu. Bersama 36 teman dari 40 yang berencana ikut kami menyusuri Cipularang dengan gembira karena di pagi yg biasanya basah, Allah memberikan cuaca yang cerah. Seraya tetap berharap semoga hujan tidak menyambangi kami di dua hari penuh harapan ini, ternyata … Allah memang Maha Hebat, Maha Baik untukku, untuk kami, dua hari di Bandung hujan hanya bernada gerimis jarum amat sedikit menyertai kami, alhamdulillah ….
Rest n relax kami diawali dengan mengunjungi Gunung Tangkuban Perahu. Di DTW yang biasanya tidak pernah tidak hujan, kami tiba setelah sholat Jumat. Pernah aku ke GTP ini, payungku patah karena angin kencang dan hujan, tapi kali ini tidak. Payung tidak pernah dibuka, jalan2 ramai hangat, kami berklak-klik ria memandangi kawah legenda GTP. Air di tempat tetirah sangat dingin, aroma jagung bakar menggoda, abang2 jualan asesoris anak2 belia ribut menjajakan, mengais berharap rezeki yang berkelimpahan dari YM Kaya di atas sana, subahanallah …
Jelang pukul 14 kami bergerak ke Sari Ater, berendam satu jam dalam air hangat berbau belerang yang insyaAllah menyembuhkan pegal2, mengurai silaturahim di antara beberapa teman kami, hanya Allah yang melembutkan hati kami semua, hanya Allah yang menjaga tali kasih di antara kami.
Malam adalah acara yang ku harapkan dapat mengeratkan kami. Bersama teman2 yang baik Bu Jayanti dan pak Sangsang membuka acara kami dan berlangsunglah satu demi satu uluran kasih sayang terulur di antara kami. Menjelang pk. 23 acara kami tuntaskan dengan harapan ada banyak hikmah yang dapat kami baca, kami pahami dalam mengelola 62 kami setelah rest n relax ini, insyaAllah …
Sabtu pagi kami bergerak menuju d’Ranch, DTW yang terbilang baru di Bandung Utara. Bergaya koboy, berkemeja kotak2, kami menyatu dengan alam dan banyak kuda2 cantik dan bersih. Naik kuda, naik delman, main flying fox, minum Yogurt yang nyummi, beli sosis, nyeberang ke Tahu Tauhid, kami melewatkan siang dengan gembira.
Kemudian Floating Market Lembang di Situ Umang menjadi DTW terakhir kami. Menghabiskan makan siang yang nikmat, kami mencari Mushola untuk menunaikan solat Dzuhur kami. Namaun di FML ini kami mencatat satu hal yang kurang nyaman, begitu banyaknya pengunjung, namun fasilitas beribadah di sini tidak menggembirakan. Air wudlu kerannya cukup banyak, kamar mandi toilet banyak, namun Mushollanya amat kecil hanya bisa dua baris dengan 5 – 6 orang setiap barisnya, bisa dibayangkan para muslimat mengantri dalam waktu yang cukup lama. Demikian juga dengan muslimin yang sama sejajar letak tempat sholatnya. Andaikan pengelola peka terhadap kebutuhan ini, maka seyogyanya keluasan Musholla harusnya menjadi salah satu yang diperhatikan dengan sungguh2. Berjalan menyusuri danau di ujung jembatan, ternyata kami menjumpai Musholla yg juga mini sama ukurannya dengan saudaranya di belakang resto yang hangat. O o … mungkin akan lebih barokah bila hal ini menjadi perhatian pengelola yang memiliki lahan cukup luas. Mudah2n ke depan akan ada perluasan area beribadah di FML ini, agar kenyamanan pengunjung dapat terpenuhi.
Jelang pk. 15 kami tinggalkan FML ini dan menuju Dago berburu oleh2 khas Bandung. Rame sepanjang jalan, tiada kantuk, sibuk memilih oleh2 unt yg tercinta di rumah. PK. 17 good bye Bandung … ke Jakarta aku kan kembali …. walau pun apa yang kan terjadi … bersahabat dengan lagu Koes Plus mengantar kami menuju 62 dengan membawa harapan kegiatan kami ini akan berdampak baik dan positif untk kebaikan 62 ke depan, semoga Allah meridlo kami membimbing anak2 negeri 62 yang dicintaiNya, aamiin …

Pamungkas terima kasih yg tulus untuk bu Nunuk dan bu Fitri yang telah menggawangi kegiatan ini di sela2 kegiatan yg banyak di 62, beserta seluruh teman yg telah membantu shg acara kita berjalan sukses dan semoga dlm keberkahanNya. Spesial untuk yg ikut; Ramli, Nuraeni, Alfiyah, Fitri, Nunuk, Euis, Sylva, Titien, Jayanti, Suyatno, Suyati, Darwani, Suhardiman, Puji, Hasdiana, Muhadi, Sunardi, Agung, Rasmi, Khamidah, Edi, Sudiyantoro, Sartika, Riama, Lena, Febry, Anton, Imam, Rahmat, Didin, dan Yanto. Untuk yg lain yg belum ikut kali ini smg dimudahkan untuk ikut pada kegiatan berikutnya, barakallahu fikum, salam hangat; Bu Ana.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: