Matahariku Afif Muhammad Qisthi 20 tahun sudah …

2 Juni 2015

310595 bahagianya mendapati diriku mnjd seorang ummu … mas Afif Muhammad Qisthi hari ini 20 tahun subhanallah … waktu brjln begitu cepat, smg matahariku bersinar cerah sampai ke jannah … happy milad, kakak Afif, barakallah fii umurik … love u, nak … ummi, abi, dan adek Nina …

Iklan

Teman Kakak Afif sangat banyak …

31 Mei 2012

Sore ini, Kamis, 310512, beberapa saat setelah adzan Maghrib berkumandang, aku tiba di rumah cintaku. Di depan rumah ada enam remaja sebaya Afif, dan meminta izin bertemu Afif.  Alhamdulillah, bersama kebahagiaan anakku, mereka menyampaikan doa selamat semoga Afif sahabat mereka berusia panjang dan berbahagia. Anakku tersenyum senang sekali, katanya; Ummi, Kakak senang sekali hari ini, teman2 Kakak datang memberi surprise, dan Ummi tahu, hari ini Kakak mendapat ucapan selamat dari Bapak/Ibu guru di sekolah, dan lebih dari 372 teman Kakak melalui YM, BBM, FB, Twitter, dan salaman langsung, subhanallah … Afifku memiliki jejaring pertemanan yg sangat luas, aku hanya berharap di dalamnya Kakak mampu mengembangkan dirinya, menempa pribadinya menjadi sosok yg bermanfaat hidupnya bagi sekelilingnya saat ini dan nanti. Semoga keberkahan Allah senantiasa melingkupi manisnya hidup Kakak dengan bahagia, amin. Gandul, 310512 – 22.22


Amalan tambahan untuk mencari pertolongan Allah saat UN

29 April 2012

Suatu malam menjelang UN beberapa pekan lalu, seorang gadis kecil bertanya pada bundanya. ‘Bun, amalan tambahan apa yg harus aku lakukan agar mudah menjalani UN nanti?’. Sang bunda terhenyak menatap takjub penuh syukur, betapa sukanya ia mendapati kenyataan yang luar biasa. Puterinya mencari amalan tambahan di usianya yang amat belia, suatu hal yang dahulu di usia yang sama, sang bunda tidak pernah berpikir tentang hal tersebut. Maka dialog terjadi dengan kadalaman hati yang indah. Merancang amalan apa yang kira-kira disukai Allah untuk menggapai pertolongannya, karena sang puteri merasa perlu menggapai Allah dengan cara yang berbeda. Sang Bunda mengajukan usul ‘Tahajud yang rutin, Dek …’. Itu sudah kulakukan, Bun bahkan temanku ada yang tidak pernah putus dalam rakaat yang banyak. Barangkali Dhuha? Juga demikian, ada temanku yang sampai delapan rakaat tiap hari. Sedekah atau infaq? Nah … ini benar, Bun, aku akan menginfakkan seluruh uang tabunganku, tapi … itu terlalu banyak, Bun … separuh saja, boleh khan? Aku tertawa dan bilang ‘gak pa pa, separuh cukup’. Ya, separuh saja, ya, Bun, karena aku mau simpan, mungkin saja aku mau nonton (?). Heh … nonton? He eh … sambil berlari ke kamarnya. Aku kembali terpana dan menanti kelanjutan aksi sedekah separuh tabungan itu.
Kamis malam, seluruh ortu di Sekolah Alam Indonesia hadir untuk doa bersama di Rawakopi. Para guru menyampaikan kesan dan doanya yang semoga makbul di sisi Allah. Menyampaikan rasa bahagia karena anak-anak didik mereke berakhlak mulia. Di penghujung pak guru bercerita tentang amalan tambahan para siswa yang telah diteliti oleh para guru. Salah satunya adalah bahwa nanti Sabtu pagi akan ada satu anak yang akan jalan-jalan pagi bukan hanya untuk olah raga tapi untuk membagikan infaknya.
Tiba di rumah sang puteri berkata pada bundanya:’aku mau berinfak seperti temanku yang diceritakan pak guru tadi, aku mau begitu, tapi kenapa harus sama dengan aku, ya, Bun? Sang bunda tertawa, gadis kecilnya cemburu pada sebuah amal sholeh, subhanallah …
Akhir dari sedekah separuh tabungan itu dilaksanakan sang puteri pada setiap hari UN-nya, dia bercerita senang hatinya saat memberi pada banyak orang-orang lemah di sekelilingnya. Aku memberi pada tukang sapu, Bun, pada anak-anak kecil di jalan, pada bapak yang membersihkan kamar mandi, pada tukang sampah, pada banyak lagi … Bun, uangku masih ada, pada siapa lagi?
Subhanallah wa bihamdih … Mahasuci Allah yang telah memberikan kemurahahatian pada gadis kecil ini, dirasakan sang Bunda bahwa bumi dan langit Allah bergetar menerima amalan kecil ini. Maka sang Bunda berkata jauh di dalam hatinya, bahwa tidak pernah salah keputusan ayah dan dirinya saat memasukkan anaknya di SL Sekolah Alam Indonesia, barakallah untuk semua guru di SAI, semoga hal ini menjadi kerikil-kerikil kecil untuk membangun jalan menuju jannahNya, amiiinnn …


Ujian Nasib di Ujian Nasional anak2ku

24 April 2011

Sejak malam Ahad lalu, Afinaku menunjukkan satu laman yg mengindikasikan ada jawaban UN 2011 untuk murid2 Ummi katanya, masyaALlah … walaupun gak pernah percaya akan tipu muslihat teman2 yg iseng ini, aku hanya bilang ke Nina bahwa gak mungkin soal UN 2011 ini bocor, Dek, besok pagi Ummi baru di rayon bersm semua Panitia UN Rayon Ummi baru akan menerima soal dr percetakan yg dikirim langsung ke Rayon dg kawalan ketat yg gak mungkin ada celah kebocoran. tapi anandaku ini tertawa dan bilang orang di FB banyak banget, Ummi … lihat aja.

Yang kedua setelah Senin UN hari I berlangsung, sambil menanti maghrib, aku refleksi di salon langganan dan ternyata Mbak yg baik itu cerita bhw anaknya nangis2 minta uang sampai 200 rb untuk membeli soal yg katanya soal UN yg akan keluar … duuuhhh … miris hatiku …

Yang ketiga, saat muhasabah di 38, pulihan siswaku menangis tersedu2, mengingat dosa2, kesalahan pd ortu, pada guru, pada teman2, suasana saat itu menunjukkan betapa lemahnya manusia, betapa lemahnya kami … ya Qowwiy …

Keempat pada hari kedua UN, di sebuah sekolah nun di suatu kecamatan sana, ditemukan oleh pengawas yang baik hati, secarik kertas bverisi kunci jawaban soal UN entah paket berapa yg disalin mentah2 oleh seorang siswa, saat ditanya  ia menjawab mencocokkan jawaban, bu, siapa tahu kunci ini benar, nah lho … udah ketahuan berbuat curang siswa kita itupun masih berkelit, hanya mencocokkan jawaban.

Dari seorang teman pula ditemukan kasus serupa, sejak menit pertama setelah menulis identitas pada LJK, seorang siswa asyik membaca soal dan mencoreti jawaban pd soal tanpa pusing menghitung padahal hari itu Matematika diujikan, duuhhh …

Puncaknya hari ke3 UN, teman saya yang mengawas di suatu sekolah mengabarkan saya akan satu temuan lagi bahwa ada satu siswa memiliki jawaban soal UN English yang soal Listeningnya baru pagi itu diperdengarkn melalui kaset dan ia mendpatkan jawabannya sejak pagi2 sebelumnya, innalillah …

Sendiri aku menangisi takdir kita di dunia pendidikan ini, tak hentinya para guru bintang kita menebar kebajikan dengan beragam metode dan strategi pembelajaran yang diharapkan mampu menyentuh bathin siswa akan pentingnya belajar … sebagai Pimpinan sekolah aku senantiasa mengingatkan guru dan diirku sendiri akan mulianya meninggikan integritas diri, menerapkan kejujuran dalam menjanani evaluasi UN yang merupakan suatu keniscayaa ini. Namun di satu sudut kecil hatiku terucap betapa lemahnya aku dlm mengawal proses pembelajaran di sekolah ini, betapa tidak kuasanya aku mencukupkan teladan pentingnya cerdas pengetahuan dan baiknya hati dg akhlak karimah, betapa perlu pertolongan DIA YM Hebat untuk menegakkan jiwa2 merdeka yang tidak merdeka krn ketakutan akan nasib buruk di penghujung pengumuman UN nanti.

Ya Allah … betapa aku harus hanya bersandar padaMu, memohon kasihMu untuk kebaikan dan kemudahan lulusnya anak2ku dalam UN ini. Aku tergugu menyadari betapa sedikitnya ibadahku untuk menggapai rahmatMu yang banyak itu …, aku tak kan pernah berpaling dariMu … wahai dZat yg Mahaperkasa, YM Pemurah, ya Haliiimmm … santunilah kami dengan keberkahanMu, amin. 230411 – 00.13.


Everlasting love …

17 Maret 2011

Menjelang pukul 22 tadi malam bersm Afif aku menyaksikan bbrp tayangan TV scr acak sebelum akhirnya berhenti pada film yg jagoannya Hancock. Sdh lama tidak menyimak acara TV aku jd kagetan sendiri, Afif bilang Ummi kurang gaul Hancock itu jagoan jg seperti Batman, ah … jeda iklan pindah chanel lagi, sampai akhirnya Kakak izin tidur lebih dahulu. Sendiri biasanya aku jg ikt bermimpi tapi di B-Chanel ada kejutan bgku, mungkin tayangan ini sdh lama tp aku baru menyaksikannya malam itu. Cerita ttg seorang sepuh 86 tahun, pandai bermain biola, setiap pg memasak bubur sendiri, brjalan berkilo meter sampai ahirnya berhenti di sebuah pusara yg menyimpan keindahan baginya. Subhanallah … menulis hal ini aku merinding sendiri persis spt td malam, aku terpana dg sang Kakek yg tak lelah berbagi kasih sayang, berbagi cinta dg caranya sendiri untuk seorang isteri yg senantiasa mewujud dlm kenangan indah hidupnya. Aku tergugu membayangkan betapa Allah Mahakuasa menghujamkan cinta di dada makhlukNya sedemikian dalam, apatah lagi cinta yg menjadi hakNya dr kita semua.

Bapak/Ibu yg baik, mari senantiasa kobarkan bara mencinta untuk Sang Mahacinta, gelorakan kasih dengan kebaikan yg ditebarkanNya tak henti untuk kita, untuk suami terkasih, untuk anak2 yang membanggakan jiwa, untuk ayah bunda yg tak lepas menyampaikan doa kebaikan untuk kita, untuk sahabat di tempat kerja, saudara2 di halaqah pengajian kita, di majelis2 ilmu, untuk para siswa kita, everlasting love … with regards; Ana – Umminya Afif dan Nina – Kebon Sirih saat mencuri waktu setelah US siswa kelas XII – Kamis, 170311 – 14.09.

Terima kasihku untuk B-Chanel yg menayangkan acara kreatif dan menggugah jiwa dgn salah satu slogannya: Cinta alam – cinta semesta – cinta Ilahi, barakallah …  alhamdulillah …


Nikmatnya Bersama di Rumah Jambuluwuk Ciawi

28 Desember 2010

Mengakhiri semester ganjil kami diberikan rahmatNya berupa keindahan pemandangan dan suasana yg sangat menyenangkan di rumah Jambuluwuk Ciawi pada Selasa – Rabu lalu, 21 – 22 Desember 2010. Bersama tidak kurang dari 30 teman2 kami menikmati dinginnya Ciawi, melewati malam dengan saling menyimak soal2 ringan sambil bertukar kado sederhana, berdendang segala irama setelah menghabiskan sore di kolam renang yg menggigilkan tulang, satu kata: alhamdulillah … betapa baiknya Allah pada kami …

Rabu pagi setelah berenang lagi, jalan-jalan menikmati rumah Jambuluwuk yang nyaman, kami menutup kegiatan dengan makan siang bersama di Riztafel Restaurant Pizza Semeter yang nyammi di ujung jalan tol Bogor yang sejuk. Ada satu dua hal yang agak mengecewakan namun semua tertutup oleh keindahan hati bersilaturahim, saya tidak ingin terpedaya sang makluk jahat itu untuk mengganggu persaudaraan kami, saya akan banyak belajar mengerti tanpa mengurangi nikmatnya berbagi, saling mengisi jiwa dengan pengertian sedalam samudera seluas langit semesta, saya mau belajar dan ingin bisa memahami jiwa yang belum terselami, insya Allah.

Bapak/Ibu yang baik, kita adalah pemimpin bagi diri kita sendiri, mengendalikannya adalah sebuah prestasi dan itu mesti kita pelajari, sementara aku di 38 kami yang bersahaja senantiasa diberikan Allah nikmat untuk terus belajar, belajar, dan belajar … alhamdulillah …

Untuk teman2 di 38, terima kasih untuk penat dan lelah yang telah dibaktikan bagi anak2 negeri kita semoga dimudahkan Allah segala upaya kita menjadikan mereka benderang dalam jalan hidupnya kelak, salam.

Catatan: Sangat disayangkan setiap kali pergi bersama kami tidak pernah lengkap, seperti kali ini beberapa teman memilih bersama keluarga pertama mereka karena satu dan lain hal, mudah2an masih ada kali lain sehingga kita dapat kumpul bersama menutup rutinitas yang kadang melenakan kita. Salam untuk; Pak Aid, Pak Kus, Pak Bagus, Bu Dientje, Bu Uum, Bu Yohana, Bu Cut Ainal, Bu Zulmeinar, Bu Adrah, Bu Elvy (separuh waktu bersama Vivi dan Adek), Bu Sarifah, Bu Santi, Pak Muhimin, Bu Elin, Pak Yanto, Pak Agus. Salam cintaku untuk anak2 Bu Retna Anya dan Rakha, Febrinya Bu Elida, Nadyanya Bu Huri, Afif dan Afinaku, sungguh kehadiran ananda semua adalah sebuah sukacita yang sangat menyenangkan, menggairahkan, dan menyemarakkan waktu kita, makasih ya … acara berikutnya nanda ikut lagi supaya mama, ibu, dan ummi tidak kehilangan waktu bersamamu … with love for all; Bu Ana.


Penglepasan siswa kelas IX SMP Citra Alam di Prambanan Residence

19 Juli 2010

Sabtu beberapa pekan berlalu, saat itu Juni baru pada medio hari-harinya kami mengiuti acara penglepasan siswa kelas IX SMP SCA di gedung H UI Depok. Acara yg dikemas dengan meriah ini diikuti oleh seluruh ortu siswa kelas VI dan kelas IX yg memenuhi ruangan yg disetting megah oleh tangan-tangan kreatif guru-guru matahari SCA, barakallahulakum …

Hari itu hidupku terasa amat bermakna, aku menyaksikan Afif-ku bernyanyi dengan baik, bermain peran drama dengan sangat memukau, aku masih mengingat dg baik betapa banyak wajah-wajah bersahabat menyapaku siang itu dengan satu makna Afif manjadi bintang di langit jiwaku dan mereka sahabat-sahabatku selama 1,5 tahun di SCA mengetahui hal itu alhamdulillah … senyatanya hal ini menggenapkan rasaku setelah Afif memberikan hasil belajarnya yang sungguh menenteramkan hatiku, terima kasih ya Mas Afif … Ummi bangga padamu, pada dirimu yg acap kali membuat Ummi terkaget-kaget atas perilakumu yg sangat istimewa, I love u, my delight son cause Allah sent u into my life … with love; Ummi, Abi and Nina.