Kegiatan hari Jumat di Sekolah sang Juara

22 Juli 2016

Jumat pagi ini, 22 JUli 2016 kami mengawali hari dengan Tadarus dan Doa Pagi bersama. Melantunkan ayat2 Allah, kami mencoba mengirim sinyal harapan semoga keberadaan siswa baru di 17 menjadi keberkahan untuk hidupnya, aamiin …
Dilanjutkan dengan olah raga bersama, senam poco-poco yang cantik dan berharap fisik kami bugar siap berjuang, insyaAllah …
Seiring matahari Dhuha, siswa kelas XI mempersiapkan lapangan upacara kami menjadi arena demontrasi seluruh kegiatan ekskur yang ada di 17. Beberapa hari mereka mempersiapkan diri dan pagi ini mereka berjaya di hadapan adik2 kelas mereka dengan harapan akan ada generasi penerus ekskur kebanggaan mereka, aamiin …
Diawali dengan ekskur Taekwondo, PMR, Volly, Paskibra, Mading, Rohis, Paduan Suara, Seni Angklung, subhanallah … anak2 tampil maksimal untukadik2nya. Melihat suasana kondusif seperti ini kekahawatiran banyak pihak termasuk Pak Anies insyaAllah sirna, di 17 anak2 membaur dalam sukacita.
Satu catatan khususku yang menikmati langsung kegiatan ini, Tim Padus membawakan beberapa andalan mereka, satu di antaranya “TODAY”-nya John Denver, aha … Di puluhan hari yang lalu saat aku tiba di 17 dan melihat latihan anak2 Padus, terbersit di hatiku untuk memesan lagu Today ini. Mengingat kembali kenangan masa kuliah dulu, aku selalu bersemangat menyanyikan lagu ini …

Today …
Today while the blossoms still cling to the vine
I’ll taste your strawberries I’ll drink your sweet wine
A million tomorrow shall all pass away
‘Ere I forget all the joy that is mine, today …

I’ll be a dandy and I’ll be a rover
you know who I am by the song that I sing
I’ll feast at your table I’ll sleep in your clover
who cares what tomorrow shall bring

Today…
I can’t be contented with yesterday’s glory
I can’t live on promises winter to spring
Today is my moment and now is my story
I’ll laugh and I’ll cry and I’ll sing

Lagu yang indah … di beberapa acara 17 Today selalu mengalun merdu bersama anak2 padus yang ceria, special thnks to Ms. Linda Manullang …

Jelang sholat Jumat, kegiatan dihentikan untuk dilanjutkan lagi ba’da sholat di ruang aula kelas karena lapangan kami kuyup basah oleh shoiban nafii’an … Siswa kelas XI tampil untuk kegiatan ekskur debat English, Pramuka, ramai2 menyedot perhatian adik2 kelas mereka … Di pukul 14 kegiatan selesai, maka sudah dapat dihimpun kelompok peminatan untuk ekskur pilihan siswa kelas X baru, alhamdulillah …
Mengakhiri kegiatan belajar hari ini, Bidang Kurikulum membagikan jadwal belajar mulai Senin besok 25 Juli 2016, selamat menikmati indahnya belajar di 17 mengisi masa2 remaja dengan sukacita dalam keberkahan kasih sayang bapakibu guru dan Allah YM Rahim, YM Cendekia, YM Menghendaki segala kebaikan untuk kita semua, aamiin … Ilal liqa’ … Mau keliling dulu jelang waktu pulang, anak2 akan menyanyikan Lagu Daerah dan pekan ini lagu dari Betawi, lalu berdoa, dan clear up our classroom … happy weekend n we’ll meet again at Monday … We must love Monday … aha … Ruanganku yang dingin, di luar langit sudah sepi dari titisan air, 20 menit lagi, kami memohon kelancaran, keberkahan perjalanan pulang ketemu keluarga tercinta, salam … Bu Ana.


Tarhib Ramadhan 1437 H di 17

21 Juni 2016

Ba’da sholat Jumat, 03 Juni 2016, komunitas muslim SMKN 17 Jakarta melaksanakan kegiatan tarhib ramadhan. Seluruh siswa kelas X dan XI mengatur barisan bersama tim marawis, hadrah, dan bapak ibu guru. Di bawah matahari dzuhur yang bersahabat  kami berkeliling kampung Slipi, sukacita mengabarkan akan datangnya bulan yang mulia, bulan istimewa yang sarat pahala, kami berbagi jadwal imsakiyah kepada tetangga sekolah, abang2 penjual jajanan rakyat, kakak2 karyawan belia, ibu2 rumah tangga yang menyambut ramah, dengan mengantongi sejumput kurma, makanan favorit Sang Kekasih … ah … rindu yang tidak pernah berhenti …

Welcome Ramadhan the greatest month which Allah gives us, kami sambut datangmu ya, Ramadhan, sepenuh gembira seperti yang teladankan Nabiku dan para sahabatnya … sepenuh iman wah tisaaban …

lated post … he he …

 


Kun Anta – Humood Alkhudher dan Give Thanks to Allah – Zain Bhikha.

30 Mei 2016

Ini liriknya …

KUN ANTA by: HUMOOD ALKHUDHER

Liujarihim, qoldat tu zohiru ma fihim
Pa badautu shakhson a-khar, kai atafa-khar,
Wa zonan tu ana, anni bizalika huztu ghina,
Fa wajad tu anni katsir, fatilka madzohir,

* La La, La nahtajul ma-la, Kai nazdada jama-la,
Jauharna huna, fi qalbi talala,
La la, Nurdhin nasi bima-la,
Nardhohu la na ha-la, dZa-ka jamaluna,
Yasmu ya taa’la – oh wo oh (6x),
Kun anta tazdada jamala (2x)

Attaqabbalhum, anna-su lastu qalliduhum,
Illa bi ma yurdhi-ni, kai urdhi-ni,
Sa akunu ana, mitsli tamaman hadzana,
Fakona a’ti takfini, za-ka yaqi-ni,

back to *

Sa akunu ana, man ardho ana, lan asa’ la li ridhohum,
Wa akunu ana, ma ahwa ana,
ma-li wa ma li ridhohum,
Sa akunu ana, man ardho ana, lan asa’ la li ridhohum,
Wa akunu ana, ma ahwa ana, lan ardho ana bi ridhohum

Untuk komunitas muslim 17
menggairahkan semangat berbahasa Arab
Menyambut peringatan Isra’ Mi’raj 1437H

Give Thanks to Allah – Zain Bhikha

Give thanks to Allah, for the moon and the stars
praise Him all day for what is and what was
Take hold of your imaan, dont giving to syaitan
oh who you believe please give thanks to Allah.

Allahu Ghafur, Allahu Rahim,
Allahu yuhibbul Muhsinin,
Huwa Khaliquna huwa Raziquna
wa huwa ‘ala kulli syai-in qadir

Allah is Ghafur, Allah is Rahim,
Allah is the one who loves the Muhsinin,
He is a Creator, He is a Sustainer,
and He is the one who has power over all.

… berbagi di Kegiatan Isra’ Mi’raj 1437H di 17


Menyambut Hari Pertama Sekolah (HPS) dengan gembira – Sambutan Pak Menteri Anis Baswedan untuk 17 Sang Juara …

26 Juli 2015

SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI

Pada Upacara Bendera Hari Pertama Sekolah Tahun Ajaran 2015/2016

Bismillahirahmanirrahiim,

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,

Ysh Bapak/ibu pendidik, bapak/ibu tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik yang berbahagia,

Hari ini adalah hari istimewa bagi kita semua. Kita mengawali hari dengan berkumpul bersama di halaman ini. Kita bersama-sama melaksanakan upacara bendera, menyanyikan lagu kebangsaan kita, menghormat bendera sembari berbaris rapi sebagai satu komunitas sekolah yang sama. Hari ini istimewa karena inilah hari pertama kita pada tahun ajaran 2015/2016 ini.

Pada hari pertama sekolah ini pula, upacara yang sama ini digelar di setiap sekolah di seluruh penjuru negeri kita tercinta ini. Pada hari ini kalian berdiri rapi bersama saudara-saudara sebayamu dari Sabang sampai Merauke melaksanakan upacara hari pertama memasuki tahun pelajaran baru. Semua berseragam rapi, menghormati bendera yang sama, sang dwi warna, menyanyikan lagu kebangsaan yang sama, Indonesia Raya.

Hari ini kita bukan sekadar berkumpul di lapangan. Panjang barisan kalian kalau bergandeng tangan sambung-menyambung akan menghubungkan Kota Sabang di Pulau We hingga Kota Merauke di Papua, yang panjangnya 8.514 km, hingga 4 kali. Berkumpulnya kalian di hari ini adalah juga mengirim pesan bahwa barisan besar ini adalah barisan anak bangsa yang sedang bergerak bersama mendorong kemajuan dan menyongsong masa depan gemilang untuk negeri ini.

Bagi para siswa semua yang saya cintai dan banggakan, di tahun pelajaran baru ini, perbaruilah semangat kalian. Belajarlah dengan kesungguhan, tuntaskanlah setiap pelajaran, terlibatlah dalam kegiatan-kegiatan di sekolah, berlatihlah untuk bisa memimpin dan dipimpin.

Kalian adalah pemilik masa depan Republik tercinta ini. Kalian tidak hanya sekedar pewaris, tapi di tangan kalianlah masa depan bangsa ini berada. Masa depan negeri ini ada di genggaman anda sekalian! Namun masa depan gemilang tak datang dengan sendirinya, tapi harus diraih melalui kerja keras dan perjuangan, dimulai dari bangku sekolah ini. Pesan saya adalah tinggikan mimpimu, cita-citamu, lalu kerja keraslah, berdoa dengan kesungguhan lalu targetkan pada dirimu bukan hanya berusaha untuk meraih cita-citamu, tapi kalian harus bisa melampaui cita-citamu itu.

Bagi Kepala Sekolah, Guru, dan Tenaga Kependidikan yang saya hormati dan banggakan, anak-anak didik yang hadir di sini adalah amanah dari orang tua dan bangsa. Mereka dipercayakan pada Ibu dan Bapak untuk mendidik, mencerdaskan, dan mencerahkan mereka.

Bagi sebagian Guru, hari ini adalah hari pertama bertugas di kelas baru, mata pelajaran baru, atau bertemu dengan siswa-siswa baru. Demikian juga bagi Kepala Sekolah, ini adalah hari pertama menyambut siswa-siswa yang masuk dari jenjang paling bawah. Jangan biarkan upacara setiap Senin ini menjadi sekadar kegiatan seremonial, tapi harus menjadi wahana bagi seluruh warga sekolah untuk berinteraksi secara reguler dan menjadi wahana bagi Kepala Sekolah untuk memberikan paparan dan arahan bagi seluruh warga sekolah secara rutin.

Mari bersama-sama kita tingkatkan kualitas pendidikan kita dengan menyadari bahwa bukan hanya para siswa, tetapi kita semua harus bisa dan harus tetap menjadi insan pembelajar. Mari kita tumbuh kembangkan anak didik kita bukan saja untuk meraih angka-angka tinggi di setiap mata pelajaran, tapi mari kita berikan pada mereka keteladanan dalam berbudi pekerti dan kita tumbuhkan karakter kepemimpinan mereka.

Mari kita kembangkan budaya sekolah yang bisa menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi efektif, bekerja sama dan berkreativitas bagi semua anak didik kita. Mulai hari ini, mari kita kuatkan jalinan silaturahmi sekolah dengan keluarga melalui interaksi yang baik dan rutin antara Kepala Sekolah, Guru, Siswa, dan Orang Tua/Wali. Mari kita kembangkan semua itu melalui kegiatan intra-kurikular, ekstra-kurikuler maupun kegiatan non-kurikuler. Republik ini membutuhkan generasi baru yang bisa menjawab dan memenangkan tantangan di zamannya nanti.

Karena itu pulalah, hari ini adalah saat yang tepat untuk memulai babak baru bagi kita semua. Ini saat bagi kita untuk membentuk sekolah menjadi taman, menjadi ekosistem pendidikan yang penuh tantangan tapi menyenangkan bagi semua warganya. Siswa senang belajar di sekolah, guru-guru tulus dan gembira dalam mendidik serta menginspirasi, Kepala Sekolah yang bersemangat membangun budaya baik di sekolahnya serta membina seluruh warganya.

Ini juga kesempatan bagi kita untuk memulai pembiasaan dalam ekosistem sekolah ini. Saat tepat kita menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan baik yang akan menjadi karakter dan budaya warga sekola. Mari biasakan lakukan hal baik, mari kerjakan dengan rutin, karena apa yang kita biasakan akan membentuk budi pekerti kita.

Perlu diingat bahwa budi pekerti ini bukan hanya tentang siswa, tapi juga budi pekerti dari kita semua di dunia pendidikan, termasuk budi pekerti dari seluruh warga sekolah, dari Siswa, Guru, Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan lainnya.

Dalam usaha penumbuhan budi pekerti ini, mari kita libatkan orangtua secara dekat, karena Orangtua dan Guru adalah mitra yang perlu bergandengan tangan saat menuntun tumbuh kembang siswa. Jangan lupakan pula pelibatan masyarakat dalam proses pendidikan di sekolah. Jangan jadikan sekolah sebagai ruang tertutup, namun bukalah satu dindingnya kepada luasnya kenyataan yang ada di masyarakat. Ajak berbagai elemen masyarakat untuk ikut berbagi kepada siswa di sekolah dan ajak siswa terlibat aktif dalam kehidupan masyarakat di sekitar sekolah.

Mari kita niatkan ikhtiar ini sebagai langkah awal untuk menumbuhkan siswa kita menjadi anak-anak pembelajar. Langkah pertama di tahun pelajaran ini bagi Kepala Sekolah dan Guru adalah untuk menjadi teladan sepanjang tahun. Bila kita terus bekerja dengan semangat yang sama di sepanjang tahun dan diikuti pada tahun-tahun berikutnya, maka kita semua sedang bergerak cepat membentuk bangsa yang kokoh.

Para siswa yang sedang berdiri di lapangan ini adalah putera-puteri bangsa yang akan memimpin Indonesia saat kita merayakan 100 tahun Indonesia Merdeka. Izinkan anak-anak kita tumbuh semua potensinya, menjadi yang terbaik dari dirinya, dan kelak mereka bisa bersama-sama menjadi generasi baru, pembuat Indonesia jadi negeri maju, sejahtera yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyatnya.

Selamat berjuang sepanjang satu tahun ke depan!

Salam hangat dan hormat dari seluruh jajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia;

Anies Baswedan

 

 

Gemuruh aplaus semangat warga 17 menggetarkan langit Dhuha,

mengguncang arasy Pencipta yang Cendekia, menyambut kebahagiaan

belajar bersama di sekolah Sang Juara, barakallahu fiikum,

sejahteralah seluruh anak bangsa Indonesia …

SMKN 17 Jakarta …. Bersama kita bisa !!! aamiin …

Copas edit share by NHS 260715 with happiness.


Alhamdulillah Bapak sembuh kembali … aha aha …

26 April 2015

Lebih delapan bulan berlalu, sejak pertama kali bapak divonis dokter mengidap kanker usus besar yang harus segera dioperasi. Karena dokter bapak ada di MMC, maka sepakat bapak dioperasi di sana. Lebih dari satu bulan sejak mendapati bapak sangat lemah, namun dengan mempersatukan hati, kami mencoba meraih kasih sayang Allah. Bapak terlihat amat nestapa, dengan kantong kotoran yang harus dibawa kemana-mana, bapak menjalani hidup dengan perasaan nelangsa. Aku memahami derita bapak, kesabaran ibu yang luar biasa, kesedihan kami kakak beradik, inilah ketetapan Allah kami semua, innalillahi wa inna ilaihi rajiun, semua berpulang kepadaNya.

Beberapa pekan di rumah, bapak membiasakan diri dengan kantongnya. Namun takdir Allah tak dapat kami elakkan. Tiba-tiba saja bapak merasa penglihatannya berkurang pada Kamis malam, yang saat itu aku mengingatnya dalam pekat. Lalu Sabtu pagi kami mengajak bapak ke dokter mata di Fatmawati dan hasilnya masyaAllah … Dokter menyatakan bahwa mata bapak bila diibaratkan rumah, maka jendelanya sudah rapuh, rumahnya sudah rapuh, keduanya menggambarkan penderitaaan lanjutan yang akan bapak jalani, astaghfirullahal ‘adziim … kami bersedih … Sabtu itu bersama bapak, aku masih merasakan betapa bapak ingin sekali segera sembuh, namun malamnya, bapak merasakan penglihatan mata kirinya benar2 tiada. Cahaya hilang dan bapakpun merasa takdir berikutnya mesti dijalani. Kami terkejut dan merasakan betapa kasih sayang Allah sangat beraneka, dengan cara yang tiada terkira, kali ini bapak tidak bisa melihat dengan sempurna, kami pasrah.

Berbilang pekan, hari di rumah cinta tidak menjadikan bapak lebih sehat, akhirnya Fatmawati menjadi tempat yang kami pilih untuk proses penyembuhan bapak. Karena kankernya yang belum sembuh, maka bapak harus menjalani kemoterapi setiap bulan. Tiga kali menjalani kemo, bapak mengeluh tak tahan. Mual, badan tak enak, rambut rontok perlahan, nafas sesak, dan beberapa ketidaknyamanan yang akhirnya berujung pada kesimpulan, bapak tidak mau lagi menjalani kemonya, kami mengikuti kemauan bapak ini, karena pada akhirnya juga bapak harus masuk rumah sakit untuk persiapan operasi mata.

Bolak balik ke RS, bapak lemah nyaris tak berdaya, ibu terlihat letih namun berusaha kuat dengan kasih sayangnya yang tak berbatas. Setiap masuk RS, ibu jarang pulang ke rumah, bergantian kami menemani ibu setiap hari sepanjang malam. Bapak tidak dapat diajak berdiskusi apapun, bapak demikian tidak berdaya, tidak mau makan, akhirnya bapak disonde, mengalirkan makanan yang diblender melalui selang di hidung, bapak kesakitan, kedua lengan bapak sudah penuh dibolongi jarum suntik untuk dua tiga infus yang berganti setiap dua tiga hari, kaki bapak lemah sulit digerakkan, nafas bapak satu2 melalui selang oksigen, kasihan bapak … Belakangan kami tahu ternyata bapak lebih sering kehilangan daya ingatnya saat dirawat di RS menanti kekuatannya untuk dioperasi mata. Kami bersedih sambil terus mengupayakan bapak dapat dioperasi, dengan hasil yang sama2 telah kami ketahui, bapak akan kehilangan matanya dan diganti dengan bola mata palsu, sampai suatu hari tiba, dokter menyatakan bapak sudah dapat dioperasi …

Menanti bapak dioperasi adalah sebuah doa yang panjang. Tiba2 lampu ruang operasi merah dan dokter keluar meminta salah satu dari kami untuk menemuinya, maka Ira yang dokter yang paling pemberani masuk ke ruang OP, di luar kakak beradik gelisah dalam penantian. Ira datang dalam senyum lega, bapak baik2 saja, namun ada kekurangan jaringan untuk mata, maka dokter meminta persetujuan pihak keluarga untuk menyayat sedikit daging bibir bagian dalam untuk ditempelkan ke mata. Kami takjub, subhanallah … ada kaitan jaringan mata dan bibir … bola mata bapak diambilkan dari daging di paha belakangnya … ho ho ho … luar biasa Allah Yang Maha Mencipta … luar biasa Allah menitiskan pengetahuanNya untuk para dokter yang mulia dan cendekia …

Setelah lima jam berlalu, bapak bisa masuk ruang kamar rawat, alhamdulillah, bapak terlihat lebih baik, dengan mata kiri yang dijahit rapat. Lebih dari dua pekan, bapak akhirnya boleh pulang. Kontrol telaten bersama KIki yang luar biasa. Perlahan bapak mulai lagi merambahi hadirnya di rumah kami, bapak menemukan cinta kami … Ibu bahagia luar biasa, kami berenam mensyukuri semuanya.

Di penghujung Maret, bapak dibuka matanya, dan alhamdulillah sehat, walaupun bola mata palsunya tidak sesuai harapan, dokter bilang mau dioperasi lagi, tapi bapak dengan tabah bilang tidak usah, begini aja gak pa pa. Kami bersyukur bapak kembali dalam kesabarannya yang luar biasa. Saat ini mengenang kembali masa2 sakit bapak, kami  pahami betapa sakit itu menjadikan bapak kurang sabar, bicara lebih keras, hilang kesadaran, malas makan, sholat jadi susah, berwudlu diganti tayamum … oh oh … hanya Allah YM memberikan kebaikan, kesehatan, perasaan ringan, perasaan ridlo …

Hari ini hampir sebulan bapak di rumah, kami mendapati bapak yang kembali seperti dulu, belum sempurna tapi sudah jauh lebih baik, lebih sehat, lebih semangat, bapak menemui anak cucunya di ruang depan, duduk2 di beranda menikmati matahari dhuha, makan dengan cara biasa, bersahabat dengan kantongnya, bapak kembali menjadi bapak Ana yang penuh perhatian, penuh cinta pada anak2nya, pada cucu2nya, pada kesehariannya, pada ibu tercintanya … alhamdulillah ‘ala ni’matillah …

Allah Maha Kaya, Maha Sempurna dengan qudrah iradahNya, Allah yang mengajari kami sabar tawakal, Allah yang menuntun kami ikhlas ridlo, Allah yang mempersatukan hati kami berenam, menjalinnya berdua belas, dan mengikatnya berdua puluh empat, Allah yang mengajarkan kami senantiasa berkasih sayang, alhamdulillahi rabbil ‘alamiin …

Fa biayyi ‘alaa irabbikumaa tukadziban??? for us Hassan Thondo’s family ‘nothing …’, sudah ku buktikan di sepanjang ayat2Nya yang panjang di kehidupan keluarga kami; Ibu Bapak cintaku, Ana, Bambang, Afif, dan Nina; Ani, Budi, Naufal, Andini, dan Aco; Ina, Barizi, Rayhan, Rafi, dan Ryfqi; Ipi, Riri, dan Shafira; Ira, Uus, dan Ridla; Kiki, Nevi, Namira, dan Fahri – betapa Allah tak pernah putus memberi apa yang memang kami harapkan, tak putus Allah mengirimkan apa yang kami rindukan …

Terima kasih yang setulus2nya untuk para dokter dan perawat di MMC, di RSF, untuk pak Yaman yang sering menolong kami di UGD, Uli Jairus perawat yang baik, teman2, keluarga, tetangga, yang banyaaaakkkkk rajin menjenguk mendoakan bapak, jazakumullah khairan katsiran, semoga teretas jalan ke jannah Allah dengan silaturahim yang mengikat hati kita semua … alhamdulillahi rabbail ‘alamiin …

                                          di rumah cinta, Ahad, 260415 – 23.38 – love for Aninapiraki … Ana uhibbukum lillaah …


Inilah 10 muslimah cantik terkaya di dunia, subhanallah …

27 Maret 2014

VIVAnews – Cantik memang anugerah Tuhan. Bagaimana dengan kaya? Sebagian besar orang mengatakan wanita yang cantik dan kaya raya adalah orang yang paling beruntung hidup di dunia ini.

Seperti dikutip VIVAnews dari laman Dailybhaskar, Jumat 10 Januari 2014, beberapa putri dan ratu ini menjadi wanita muslimah terkaya di dunia. Sebagian dari mereka telah menggunakan hijab.

Mayoritas muslimah ini memang terlahir dari keluarga kaya raya, namun bukan berarti mereka tidak berkiprah di bidang karir.

Beberapa di antaranya, menjalankan perusahaan keluarga dengan aset bernilai miliaran. Ada yang mengelola bank miliknya sendiri dan ada yang bekerja pada perusahaan besar. Berikut adalah daftar muslimah terkaya di dunia:

1. Princess Ameerah Al Taweel, Arab Saudi

Dia adalah putri dari bangsawan Arab Saudi yang lahir pada 6 November 1983. Suaminya, Prince Al Waleed bin Talal, juga anak seorang bangsawan di Arab Saudi.

Al Waleed adalah pengusaha berusia 58 tahun dan masuk dalam daftar orang terkaya ke-26 yang dilansir majalah ekonomi terkemuka, Forbes dengan jumlah kekayaan berkisar US$20 miliar-US$25 miliar.

Al Waleed menjadi salah satu orang yang paling berpengaruh di Arab. Dia adalah pendiri Kingdom Holding Company.

2. Queen Rania, Yordania

Queen Rania Al Abdullah lahir pada 31 Agustus 1970. Dia menikah dengan Abdullah II bin Al-Hussein, raja Hashmite, kerajaan Yordania yang naik tahta pada 1999.

Raja yang berusia 51 tahun itu tidak pernah mau mengungkapkan berapa jumlah kekayaan yang ia miliki ke publik. Tetapi, jumlah kekayaannya bisa dibayangkan saat dia membangun Star Trek Theme Park di rumahnya yang menghabiskan dana lebih dari US$1 miliar.

Sebuah majalah Harpers and Queen menobatkan Queen Rania sebagai permaisuri paling cantik di dunia pada 2011.

3. Princess Hajah Hafizah Sururul Bolkiah, Brunei

Dia adalah anak dari Sultan Hassanal Bolkiah asal Brunei yang lahir pada 12 Maret 1980. Ayahnya pernah dinobatkan menjadi orang terkaya di dunia pada 1997 oleh majalah ekonomi Forbes.

Sultan Hassanal Bolkiah memiliki mobil Rolls-Royce yang dilapisi emas 24 karat dan 7.000 mobil. Dia juga memiliki istana terbesar di dunia dengan 1.700 kamar.

Saat menikahkan putrinya dengan YAM Pengiran Anak Haji Mohammad Ruzaini, Sultan Hassanal Bolkiah menghabiskan US$20 juta.

4. Princess Lalla Salma, Maroko

Princess Lalla Salma lahir pada 10 Mei 1978 dan menikah dengan Raja Mohammed VI yang berusia 50 tahun.

Princess Lalla Salma menjadi guru pada sebuah sekolah dan telah memiliki dua anak. Jumlah kekayaan bersih milik suaminya yang dilaporkan sebesar US$2,5 miliar.
Majalah ekonomi Forbes pernah melangsir Raja Mohammed VI menganggarkan operasional sehari-hari Maroko sebesar US$960.000.

5. Sheikha Maitha binti Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Dubai

Sheikha Maitha lahir pada 5 Maret 1980 dan berprofesi sebagai atlet karate dan taekwondo. Ayahnya, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum adalah Perdana Menteri United Arab Emirates (UAE) dan Wakil Presiden Monarki Konstitusional Dubai.

Jumlah kekayaan ayahnya diperkirakan mencapai US$40 miliar. Sheikha Maitha, mewakili UAE, pada 2006 pernah meraih medali perak di Asain Games.

6. Sheikha Hanadi bint Nasser Al Thani, Qatar

Sheikha Hanadi adalah salah satu pengusaha paling sukses dalam perekonomian Qatar. Dia menjadi bankir, investor, dan pengusaha real estate.

Selain menjadi penasihat khusus di Standard Chartered Bank, dia menjadi CEO Al Waab City Real Estate, perusahaan yang bergerak di bidang real estat.

Dia juga menjadi CEO Nasser bin Khaled Al Thani & Sons Group. Jumlah kekayaan Sheikha Hanadi belum pernah diungkapkan ke publik, tetapi jumlah kekayaan keluarganya diperkirakan lebih dari US$15 miliar.

7. Princess Fathima Kulsum Zohar Godabari, Arab Saudi

Princess Fathima Kulsum saat ini telah resmi menjadi Queen Arab Saudi, salah satu kerajaan terkaya di dunia. Dia menikah dengan Sheikh Avdi Al Muhammad.

8. Sultanah Nur Zahirah, Terengganu (Malaysia)

Dia adalah istri Raja Al-Wathiqu Billah Tuanku Mizan Zainal Abidin. Dia lahir pada 7 Desember 1973 dan menjadi permaisuri ke-13 Malaysia pada 2006-2011.

Dia dan suaminya tidak pernah bersedia mengungkapkan jumlah kekayaan yang dimilikinya. Namun, melalui berbagai sumber, jumlah kekayaan mereka diperkirakan lebih dari US$15 miliar.

9. Princess Hajah Majeedah Muurul Bulqiah, Brunei

Dia adalah anak ke-empat dari Sultan Hassanal Bolkiah yang lahir pada 16 Maret 1976. Ibu satu anak ini telah menikah dengan Khairul Khalil yang bekerja sebagai Asisten Executive Officer di Kantor Perdana Menteri pada Juni 2007.

Ayahnya, pernah dinobatkan menjadi orang terkaya di dunia oleh majalah ekonomi terkemuka Forbes pada 1997 dan sangat menyukai logam mulia emas.

10. Sheikha Mozah binti Nasser Al Missned, Qatar

Sheikha Mozah adalah istri kedua dari Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, mantan Emir negara Qatar. Ia lahir pada 1959.

Jumlah kekayaan suamianya diperkirakan lebih dari 7 miliar euro. Qatar terkenal sebagai negara dengan jumlah cadangan minyak dan gas yang besar dan masuk dalam negara-negara dengan pendapatan per kapita tertinggi di dunia. (asp)

Copas share from: © VIVA.co.id


Jelang sholat Jumat terakhir, 210314 di 62-ku

21 Maret 2014

Inilah akhirnya, harus ku akhiri – sebelum cintamu begitu dalam – maafkan diriku tak mungkin setia – walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya …

Hampir 6 tahun 3 bulan ku jalani takdirku sebagai guru penerang jalan lurus anak2 negeri yang dititpkan Allah untukku di 38, 28, dan terakhir ini di 62. Tidak lebih panjang dari waktu dakwah Rasulku yang mulia di usia belia Islam diperkenalkan di kota Makkah yang mukarramah. Hari ini aku mengakhiri Jumatku yang senantiasa barokah di 62 sebelum Senin besok 62 akan diverifikasi oleh Sudin, kemudian siangnya kegiatan Sertijab, lalu sore kembali ke rumah cinta membawa ketetapan baru, besok Selasa, aku berangkat ke rumah baruku, rumah kelima sepanjang hayatku di komunitas SMKN DKI Jakarta. Selamanya adalah pengucapan syukur yang tak terkira, atas berbagai nikmat yang kudapatkan selama ini, Tak kan hendaknya ku nafikan betapa Allah begitu hebat menjaga diriku yang amat dhoif ini, alhamdulillah …
Maka ketika ku dapati diriku beberes untuk banyak jejak yang tertinggal, aku sudah tidak ingin gerimis lagi, ku tinggalkan 62-ku ini dengan keikhlasan yang senantiasa ku jaga agar syaitan tidak akan pongah mengangkangi persadaku.
Ku pastikan janji Allah tunai untukku, untuk kebaikanNya menopangku selama jelang 7 tahun ini, aku berupaya kuat dengan bergayut erat di lenganNya yang kokoh, bersandar nikmat di kekar pundakNya yang melenakanku, betapa aku senantiasa merasa indah bermanja2 di sudut mataNya yang bercahaya, aku suka aku sukacita aku bahagia, Allah memilihku untuk tetirah, untuk kembali menjadi penerang jalan menuju jannahNya bersama ratusan anak2 pertiwi yang menantiku di 41 nanti, insyaAllah …
Ku tinggalkan 62-ku sore ba’da Ashr nanti, kembali ke rumah cintaku dengan membawa selaksa waktu yang lebih luang untuk Afif dan Afinaku, untuk mengabdi khusus bagi sayap jiwaku, bermain dengan leluasa bersama sayap surgaku, bercengkrama di setiap sudut jalan panjang yang menghubungkanku dengan ladang indah yang ku bayangkan damai di tepi sungai susu dan madu, yang di sisinya ku akan rebah dalam dekapan bantal2 tinggi yang nyaman, yang tidak pernah ada suara orang berteriak-teriak, karena di dalam jannah yang seharum kesturi itu selalu lembut berkata2 bijak, selalu teduh berbagi cerita yang tidak mmbuat kecewa, selalu mendendangkan nyanyian indah senandung dzikir pada YM Penyantun, aku merasa terlena sukmaku dalam kasihNya yang tak menduakanku dengan kegetiran … aku ingin berlari menyambangi pelangi … Menikmati waktu Dzuhur … salam.